Tersangka Penyerang Adik Vicky Prasetyo Telah Membunuh Dua Orang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi geng motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi geng motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Bekasi - Polisi meringkus lima dari delapan tersangka anggota geng motor pelaku pengeroyokan Herbowo Darminto, adik artis Vicky Prasetyo. Dua tersangka di antaranya dilumpuhkan dengan cara ditembak karena dianggap melawan.

    Baca berita sebelumnya:
    Kasus Pengeroyokan Adik, Artis Vicky Prasetyo Puji Polisi

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, Ajun Komisaris Besar Rizal Marito, mengatakan para tersangka tak hanya melakukan kekerasan kepada Herbowo. "Ada korban lainnya di waktu dan tempat berbeda," kata Rizal, Rabu 23 Januari 2019.

    Korban pertama disebutkan bernama Luki Rahman, dikeroyok pada 15 November 2018. Luki diserang karena hendak dirampas sepeda motornya di Jalan Pulosirih, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya. Korban yang ingin pulang ke rumah usai bekerja itu tewas dengan luka bacok di perut.

    Pada 26 Desember 2018 komplotan yang sama menjadi tersangka untuk pengeroyokan terhadap penjaga warung di Kampung Buniayu, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani. Korbannya, Yusuf, juga meregang nyawa meski sempat dirawat di rumah sakit akibat luka bacok di punggung tembus ke jantung.

    Sama seperti motif pengeroyokan terhadap adik Vicky Prasetyo, Rizal menyebut dalam penyerangan 26 Desember itu, "Pelaku merampas sebuah telepon genggam."

    Baca:
    Adik Vicky Prasetyo Dianiaya Orang Tak Dikenal, Pembegalan?

    Kepada penyidik, para tersangka mengaku melakukan kekerasan dan perampasan sebanyak 20 kali di wilayah Kabupaten Bekasi. "Kami akan kembangkan, dan menangkap semua yang terlibat kriminalitas," ujar Rizal.

    Kelima tersangka yang telah mendekam di balik jeruji besi adalah AZ, KS, B, J dan A. Sedangkan, tiga lainnya KO, AG dan AD masih diburu.

    Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis 170 dan 351, dan 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pengeroyokan, penganiayaan, dan perampokan. Ancamannya hukuman penjara selama tujuh sampai 20 tahun penjara. Barang bukti disita sebilah celurit, sepeda motor, sebuah telepon genggam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.