Airin Ikut Bahas Transportasi Jabodetabek di Istana Wapres

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama para wali kota Se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 23 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama para wali kota Se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 23 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Tangerang - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengikuti rapat koordinasi di istana wakil presiden untuk membahas masalah transpotasi di Jabodetabek. Rapat yang digelar Senin, 28 Januari 2019, itu dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Baca: 3.000 Warga Jabodetabek Gelar Reka Ulang Rapat Ikada di Monas

    "Kemarin bahas keterkaitan transpotasi yang menghubungkan Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, nanti akan ada rapat lagi," kata Airin, Selasa 29 Januari 2019.

    Menurut Airin, pertemuan itu dihadiri juga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono, dan Wali Kota Depok Mohammad Idris.

    Gubernur Anies Baswedan mengatakan rapat koordinasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu membahas tentang rencana integrasi sistem transportasi antarmoda se-Jabodetabek. "Mengatur transportasi itu harus sama yang mengatur tata ruang," kata Anies, Senin lalu.

    Karena itu, kata Anies, pemerintah provinsi bisa melakukan pengendali kebijakan dan pelaksanaan seluruh moda transportasi bersama dengan pengaturan tata ruang. Selama ini ada dua disintegrasi yang  harus diselesaikan, yaitu disintegrasi antarmoda dan disintegrasi antara tata ruang dengan kendaraan umum massal. "Jadi yang harus integrasikan itu dua antarmoda diintegrasikan, lalu transportasi dan tata ruang diintegrasikan," kata Anies.

    Pemerintah DKI siap menjadi pengendali bukan karena karena memiliki anggaran yang besar. "Namun yang mengatur tata ruang dan mengatur transportasi itu harus pada komponen yang sama, supaya nyambung," katanya.

    Baca: Jokowi Keluhkan Macet di Jabodetabek

    Saat ini, misalnya komplek perumahan besar itu dibangun, tapi kendaraan umumnya tidak ada yang sampai ke tempat itu. Sebaliknya pembangunan kendaraan umum massal tidak dirancang untuk membentuk perilaku. Jadi dibutuhkan untuk melakukan pengintegrasian ini. "Jadi, itu kesimpulan rapat tadi, yang nomor satu diintegrasikan antarmoda, diintegrasikan antar kendaraan umum dan rencana tata ruang," kata Anies.

    Baca berita-berita lain untuk Jabodetabek


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh Penguasaan Lahan Melibatkan Kubu Jokowi dan Prabowo

    Serangan Jokowi kepada Prabowo pada Debat Pilpres putaran kedua memantik keriuhan. Jokowi menyebut lahan yang dimiliki Prabowo di Kalimantan dan Aceh.