Anies Janji Umumkan Tarif Kereta MRT Tengah atau Akhir Februari

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuliskan pesan di nama baru kereta MRT Jakarta Ratangga di Depo Lebak Bulus, Senin, 10 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuliskan pesan di nama baru kereta MRT Jakarta Ratangga di Depo Lebak Bulus, Senin, 10 Desember 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengumumkan harga tiket kereta Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta sekitar pertengahan atau akhir Februari 2019. Anies mengatakan saat ini pihaknya sedang dalam proses akhir penghitungan tarif.

    "Perhitungan semua sudah selesai sebetulnya. Sekarang kalau nilainya, kami umumkan Februari mungkin pertengahan atau akhir," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Januari 2019.

    Baca : Menjajal Ratangga, Begini Kenyamanan dan Kecepatan Kereta MRT 

    Soal perkiraan besaran tarifnya, Anies tak merincinya. Dia juga tak menjanjikan harga tiket akan seperti yang direkomemdasikan oleh PT MRT Jakarta, yakni sebesar Rp 8.500.

    Jurnalis mengabadikan suasana perjalanan kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat uji coba di Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019. ANTARA

    Saat ini, proyek kereta MRT Jakarta Fase I hampir rampung. Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William Sabandar memastikan kereta MRT atau Ratangga akan dibuka untuk komersil di antara tanggal 24 - 31 Maret 2019.

    Namun, meskipun sudah memiliki tanggal pasti peluncuran komersilnya, William mengatakan pihaknya belum menerima ketetapan soal tarif dari Pemprov DKI. Ia hanya memastikan tarif MRT akan terintegrasi dengan moda transportasi lain di Jakarta seperti bus Transjakarta, BRT, Jaklingko, dan LRT.

    Simak pula :
    Penyebab Ratangga MRT Jakarta Akan Dikemudikan Para Masinis Muda

    "Kami ingin ada bundling price," kata William.

    Soal sistem pembayaran melalui tiket, Anies menjelaskan Pemprov DKI bersama PT MRT Jakarta akan melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk sistem tiketing. Melalui kerja sama itu, ke depannya uang elektronik atau e-money akan mendukung sistem integrasi pembayaran transportasi tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.