Elza Syarief Laporkan Farhat Abbas Atas Dugaan Penipuan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elza Syarif saat diwawancarai di kantornya di kawasan Menteng, Jakarta, 22 Januari 2018.  Meski tidak menyukai penampilan yang gemerlap, ia memiliki investasi di sejumlah sektor usaha, seperti perkebunan sawit, pertambangan batu bara, zeolit, dan andesit. Ia juga memiliki usaha resor di Raja Ampat, Papua. TEMPO/ Ilham Fikri

    Elza Syarif saat diwawancarai di kantornya di kawasan Menteng, Jakarta, 22 Januari 2018. Meski tidak menyukai penampilan yang gemerlap, ia memiliki investasi di sejumlah sektor usaha, seperti perkebunan sawit, pertambangan batu bara, zeolit, dan andesit. Ia juga memiliki usaha resor di Raja Ampat, Papua. TEMPO/ Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Elza Syarief melaporkan pengacara Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya, terkait dugaan penipuan senilai Rp 10 miliar. "Laporan masih tahap penyelidikan," kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Jumat, 1 Februari 2019.

    Baca: Daftar Kontroversial Farhat Abbas

    Argo mengatakan, berdasarkan berkas laporan disebutkan, Elza Syarief telah meminjamkan uang Rp 10 miliar kepada Farhat yang diberikan secara bertahap. Namun uang itu tak kunjung dikembalikan.

    Elza melaporkan dugaan tindak pidana ini melalui pengacaranya, Asnawi P. Patandjengi pada 28 Januari 2019. Laporan itu tercatat dengan nomor TBL/540/1/2019/PMJ/DIT Reskrimum. Farhat Abbas diduga melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.