Diperiksa 5 Jam, Rocky Gerung Jelaskan Arti Fiksi ke Polisi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengamat Politik, Rocky Gerung penuhi panggilan kepolisian terkait kasus penodaan agama di Ditkrimsus Polda Metro, Jakarta, Jumat 1 Februari 2019. Rocky Gerung dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian pada April 2018 terkait pernyataannya yang menyebutkan `Kitab Suci Adalah Fiksi` pada acara Indonesia Lawyer Club April 2018 lalu. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengamat Politik, Rocky Gerung penuhi panggilan kepolisian terkait kasus penodaan agama di Ditkrimsus Polda Metro, Jakarta, Jumat 1 Februari 2019. Rocky Gerung dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian pada April 2018 terkait pernyataannya yang menyebutkan `Kitab Suci Adalah Fiksi` pada acara Indonesia Lawyer Club April 2018 lalu. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi melontarkan sekitar 20 pertanyaan kepada akademisi Rocky Gerung dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat 1 Februari 2019. Pemeriksaan dalam rangka meminta klarifikasi terkait pernyataannya tentang "kitab suci adalah fiksi" di salah satu acara televisi pada April 2018.

    Baca berita sebelumnya:
    Rocky Gerung Sebut Ada Manipulasi dalam Pemeriksaannya

    "Tadi intinya adalah mencari klarifikasi tentang istilah fiksi itu," kata Rocky usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

    Rocky tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.50 ditemani tim pengacara. Mantan dosen di Universitas Indonesia itu selesai memberikan klarifikasi dan keluar sekitar pukul 21.00.

    Menurut Rocky, ia menjelaskan kepada penyidik bahwa kata fiksi adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi. Kata itu berbeda dengan kata fiktif yang cenderung memiliki arti mengada-ada.

    Rocky juga menjelaskan alasan ia menggunakan kata kitab suci dan fiksi dalam perdebatan di televisi swasta itu. Menurutnya, keduanya digunakan sebagai konsep dan konteksnya untuk mengajarkan dengan metode yang biasa disebut silogisme, eskatologi.

    Baca juga:
    Polisi Rampungkan Berkas Ratna Sarumpaet Usai Periksa Rocky Gerung

    "Jadi ini satu kasus yang sebetulnya harus disidangkan di ruang seminar, bukan dilaporkan oleh yang bersangkutan," katanya.

    Rocky dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut "kitab suci adalah fiksi" di salah satu acara televisi swasta. Laporan Jack tercatat dalam LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018.

    Dalam laporannya Rocky Gerung disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Selain laporan Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.