Warga Kerap Tawuran di Pasar Rumput, Ini Kata Wali Kota Jaksel

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi tawuran. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah berharap tawuran di Pasar Rumput dan Jalan Saharjo Tebet yang berulang kali terjadi bukan tradisi masyarakat setempat.

    Baca: 3 Tawuran di Pasar Rumput dan Saharjo, Polisi Buru Provokator

    Untuk menghentikan bentrokan antarwarga di kedua wilayah itu, Marullah berencana mengumpulkan seluruh elemen masyarakat.

    "Saya masih mendalami, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama kita mau lakukan langkah-langkah untuk menyatukan warga," kata Marullah di Jakarta, Rabu 6 Februari 2019.

    Wali Kota Jakarta Selatan itu telah memerintahkan camat setempat berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat terkait dengan warga Setiabudi, Menteng, dan Pasar Manggis. Identifikasi sementara tawuran itu diawali aksi remaja yang ingin menunjukkan eksistensi ditambah persoalan lainnya.

    Marullah menginginkan seluruh warga di Jakarta Selatan mempunyai interaksi sosial yang positif dengan pengaruh dari tokoh masyarakat setempat.

    Marullah juga menambahkan perlu ada pertemuan yang lebih intens antartokoh masyarakat guna mengidentifikasi permasalahan sosial dan menyelesaikan pemicu bentrokan. 

    Baca: Tawuran di Pasar Rumput, Halte Transjakarta Dirusak Massa  

    Sebelumnya, warga terlibat tawuran di Pasar Rumput dan Jalan Saharjo Tebet pada Selasa malam. Bentrokan yang tidak menimbulkan korban jiwa itu terjadi tiga kali dalam sehari.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.