Alasan PKS Setor 2 Nama Cawagub DKI Lolos ke Pimpinan Partai Dulu

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga calon wakil gubernur DKI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambangi Fraksi Golkar hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    Tiga calon wakil gubernur DKI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambangi Fraksi Golkar hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta menyampaikan dua nama yang lolos uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon wakil gubernur atau cawagub DKI ke Presiden PKS Sohibul Iman.

    Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Zakaria Maulana Alif berujar, informasi itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo.

    Baca : Pengumuman Cawagub DKI Diundur Lagi, Anies Baswedan Pasrah

    "Pak Syakir minta mau disampaikan ke presiden PKS dulu karena ini kan sensistif kalau dua nama disampaikan ada stau nama yang tidak masuk kan tidak enak," kata Zakaria saat dihubungi, Senin, 11 Februari 2019.

    Zakaria menyampaikan, Syakir telah memberitahu Sohibul kemarin. Informasi kepada pimpinan tertinggi PKS itu tak perlu menunggu surat rekomendasi dua calon ditandatangani partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno, PKS dan Gerindra.

    Pasalnya, hingga kini dua partai itu belum menandatangani surat rekomendasi calon wagub. Tim penyeleksi sudah memilih dua dari tiga nama yang lolos fit and proper test.

    Awalnya, tanda tangan diagendakan berlangsung Ahad, 10 Februari 2019. Namun, rencana batal lantaran Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI sedang berada di luar kota.

    Zakaria masih merahasiakan dua kandidat terpilih. Menurut dia, keduanya belum mengetahui lolos rangkaian fit and proper test. "Bahkan tiga-tiganya tidak ada yang tau," ucap dia.

    Simak pula :
    PKS: Tim Seleksi Cawagub DKI Pilih 2 Nama Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi wakil gubernur DKI Jakarta kosong setelah Sandiaga Uno memutuskan mundur karena mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

    Dua partai pengusung Anies Baswedan - Sandiaga Uno yaitu, Partai Gerindra dan PKS, sudah selesai menyeleksi tiga cawagub DKI melalui rangkaian fit and proper test. Namun, kedua partai belum menandatangani surat rekomendasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh Penguasaan Lahan Melibatkan Kubu Jokowi dan Prabowo

    Serangan Jokowi kepada Prabowo pada Debat Pilpres putaran kedua memantik keriuhan. Jokowi menyebut lahan yang dimiliki Prabowo di Kalimantan dan Aceh.