Cawagub DKI, Anies: Begitu Nama Sampai, Langsung Kirim ke DPRD

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait pengambilalihan pengelolaan air dari pihak swasta, di Balai Kota, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. Menurut Anies pengambilalihan akses air sekaligus mengoreksi kebijakan yang dibuat pada masa Orde Baru tepatnya pada 1997 dan juga kinerja mitra swasta tidak mencapai target dalam melayani masyarakat selama 20 tahun berjalan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait pengambilalihan pengelolaan air dari pihak swasta, di Balai Kota, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. Menurut Anies pengambilalihan akses air sekaligus mengoreksi kebijakan yang dibuat pada masa Orde Baru tepatnya pada 1997 dan juga kinerja mitra swasta tidak mencapai target dalam melayani masyarakat selama 20 tahun berjalan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku belum menerima surat rekomendasi calon wakil gubernur atau cawagub DKI dari partai pengusung, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

    Baca juga: Gerindra Hambat Cawagub DKI, PKS: Kami Tak Punya DNA Pengkhianat

    Karena itu, Anies enggan mengomentari dua calon wagub yang sudah dipilih tim uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). "Saya tidak mungkin komentar namanya yang beredar itu," kata Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019..

    Menurut Anies, dirinya masih menunggu kabar dari PKS dan Partai Gerindra. Menurut dia, tidak lama lagi partai berjanji akan menyerahkan dua nama calon wagub.  "Begitu namanya sampai, saya langsung kirimkan (ke DPRD)," ucap Anies.

    Partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yakni PKS dan Gerindra, harus merekomendasikan dua cawagub DKI kepada Anies. Setelah itu, Anies menyerahkan surat rekomendasi kepada DPRD DKI. DPRD kemudian mendiskusikan dalam rapat paripurna untuk menentukan siapa yang layak menjadi pendamping Anies Baswedan.

    Baca juga: Ini Nama Dua Kader PKS yang Lolos Uji Jadi Cawagub DKI

    Hingga saat ini, PKS dan Gerindra belum menyerahkan dua nama cawagub DKI. Meski belum diserahkan, PKS mengumumkan dua cawagub DKI yang lolos uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

    Namun, setelah diprotes Gerinra, PKS meralat dengan mengatakan masih mendiskusikan dua cawagub DKI tersebut kepada Gerindra.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh Penguasaan Lahan Melibatkan Kubu Jokowi dan Prabowo

    Serangan Jokowi kepada Prabowo pada Debat Pilpres putaran kedua memantik keriuhan. Jokowi menyebut lahan yang dimiliki Prabowo di Kalimantan dan Aceh.