Anies Minta 4 Jembatan di Anak Sungai Citarum Ditinggikan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait pengambilalihan pengelolaan air dari pihak swasta, di Balai Kota, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. Menurut Anies pengambilalihan akses air sekaligus mengoreksi kebijakan yang dibuat pada masa Orde Baru tepatnya pada 1997 dan juga kinerja mitra swasta tidak mencapai target dalam melayani masyarakat selama 20 tahun berjalan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait pengambilalihan pengelolaan air dari pihak swasta, di Balai Kota, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. Menurut Anies pengambilalihan akses air sekaligus mengoreksi kebijakan yang dibuat pada masa Orde Baru tepatnya pada 1997 dan juga kinerja mitra swasta tidak mencapai target dalam melayani masyarakat selama 20 tahun berjalan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sedang membahas peninggian empat jembatan di atas anak Sungai Citarum bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Peninggian, kata Anies, agar debit air ke Waduk Jatilihur bertambah.

    Baca:
    Anies Bicara Kaitan Proyek Meikarta dan Kualitas Air Jakarta

    "Sekarang baru mencapai 17 ribu liter per detik. Dengan peninggian itu akan membuat kapasitasnya bertambah 21 ribu liter per detik," ujar Anies di Gedung BPK, Jakarta Pusat, Senin 18 Februari 2019.

    Jembatan yang akan ditinggikan yakni Jembatan MM, Jembatan Kartini, Jembatan Chairil Anwar, dan Jembatan Rawa Semut. Keempatnya, kata Anies, posisinya dinilai terlalu rendah sehingga permukaan air tak bisa terlalu tinggi.

    Untuk mewujudkan niat itu, Anies mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar lewat Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur untuk merehabilitasi Sungai Citarum.

    Saat ini, sungai Citarum yang mengalirkan air ke Waduk Jatiluhur menyokong kebutuhan air minum masyarakat Jakarta hingga 81 persen. Sedangkan sebanyak 13 persen didapat dari pembelian air curah dari PDAM Tirta Kerta Raharja. Hanya 6 persen kebutuhan air lokal yang yang dapat dipenuhi dari Kali Krukut dan Kali Pesanggrahan.

    Baca:
    Seminar Sungai Citarum: BPK Sindir Ridwan Kamil, Puji Anies 

    Selain menjadi sumber air minum warga Jakarta, Sungai Citarum juga berfungsi sebagai pengairan 420 hektare sawah, penghasil listrik 1.900 megawatt jaringan Jawa Bali, dan sumber air untuk tiga waduk tempat budidaya ikan tawar. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.