Pungli Sertifikat Gratis dari Jokowi, Lurah Terlibat Akan Dicopot

Presiden Jokowi (tengah) berbincang dengan masyarakat penerima Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Sebanyak 2.050 sertifikat tersebut terdiri dari 300 sertifikat untuk Kabupaten Sampang, 1.350 sertifikat untuk Kabupaten Bangkalan, dan Kota Surabaya sebanyak 400 sertifikat tanah. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Lurah-lurah yang terlibat pungutan dalam program sertifikasi melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) terancam dicopot. Pungli atas sertifikat tanah yang sebenarnya digratiskan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu akan menjadi catatan pemerintah daerah dalam merotasi lurah-lurah tersebut.

Baca berita sebelumnya:
Tersandung Pergub DKI, 16 Sertifikat Jokowi Dikembalikan ke BPN

"Kalau dia (lurah) kutip pembuatan sertifikat itu berarti keluar dari kebijakan, keluar dari ketetapan, dan keluar dari norma," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa 19 Februari 2019.

Pemerintah daerah, kata dia, menerima masukan atau penilaian lurah dari pelbagai pihak, seperti Inspektorat DKI, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DKI. Saefullah menjamin, pemda mempertimbangkan masukan yang ada, bukan pencopotan atau rotasi berdasarkan suka dan tidak suka apalagi disogok.

Baca:
Pungutan Sertifikat Jokowi, Petugas PTSL Siap Kembalikan Uang

Untuk laporan soal dugaan pungli sertifikat gratis Jokowi, menurut Saefullah, catatan ada di Inspektorat DKI. Dia mengaku tak mengingat apakah ada lurah yang bakal dicopot karena kasus tersebut. "Itu tidak secara spesifik (catatan soal dugaan pungli) tapi masukan yang komprehensif dari semuanya," ujar dia.

Seorang warga peserta pembagian sertifikat tanah gratis secara simbolis dari Jokowi mengungkap adanya pungutan sebesar Rp 3 juta.

Praktik pungli atas pembuatan sertifikat tanah dalam program PTSL Jokowi ditemukan di sejumlah tempat. Salah satunya di Jakarta Selatan, tiga warga Grogol Utara mengaku dimintai uang Rp 3 - 60 juta untuk mendapatkan sertifikatnya.

Baca:
Sertifikat Gratis dari Jokowi Dipungut Rp 7 juta, Ketua RW: Cuma Bercanda

Uang itu diminta mengatasnamakan pengurus rukun warga yang terlibat dalam kelompok masyarakat sadar sertifikat. Keberadaan kelompok-kelompok itu sendiri sepengetahuan lurah.

Sejatinya, sertifikat tanah itu gratis. Warga Jakarta mungkin membayar sejumlah biaya tapi besarnya telah diatur tak lebih dari Rp 150 ribu.






Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

23 menit lalu

Dari Desa Menuju Istana, Kisah Pengabdian Ayu Mengikuti Kampus Mengajar

Ayu Sabrina, alumni program Kampus Mengajar angkatan pertama yang pernah diundang ke Istana.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

30 menit lalu

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Progam bantuan yang digelontokan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendongkrak tingkat kepuasan publik.


Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

1 jam lalu

Jokowi Imbau Korban Gempa Cianjur Tetap Manfaatkan Bahan Bangunan Lama

Presiden Jokowi meminta bantuan gempa tidak dibelikan sepeda motor tetapi benar-benar digunakan untuk membangun kembali rumah yang rusak.


Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

2 jam lalu

Jokowi Janji Datang Lagi ke Cianjur, Cek Hasil Renovasi Rumah Korban Gempa

Presiden Jokowi meminta masyarakat korban gempa Cianjur untuk benar-benar menggunakan bantuan renovasi rumah sesuai peruntukannya.


Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

4 jam lalu

Absen di Pernikahan Kaesang-Erina, Surya Paloh Surati Jokowi

Surya Paloh berkirim surat ke Jokowi. Dia tak bisa menghadiri resepsi pernikahan Kaesang-Erina Gudono.


Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

5 jam lalu

Jokowi Minta Korban Gempa Cianjur Bangun Rumah Tahan Gempa

Presiden Jokowi meminta warga korban gempa Cianjur untuk berkonsultasi dengan PUPR dan mengikuti petunjuk pembangunan rumah tahan gempa


Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

5 jam lalu

Bantuan Rumah Gempa Cianjur Tak Langsung Sekali Cair, Jokowi Khawatir Jadi Motor

Jokowi enggan memberikan bantuan renovasi rumah korban Gempa Cianjur, Jawa Barat, secara keseluruhan dalam satu kali pencairan namun secara bertahap


Kunjungi Cianjur, Jokowi Naikkan Bantuan Renovasi Rumah Korban Gempa Maksimal Jadi Rp 60 Juta

6 jam lalu

Kunjungi Cianjur, Jokowi Naikkan Bantuan Renovasi Rumah Korban Gempa Maksimal Jadi Rp 60 Juta

Jokowi memutuskan untuk menaikkan bantuan renovasi rumah korban gempa Cianjur setelah melakukan penghitungan ulang


Anies Baswedan Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

7 jam lalu

Anies Baswedan Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

Ahmad Ali, mengatakan Anies Baswedan bakal menghadiri pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono. Kaesang adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo


Pungli Biaya Perpanjangan SIM A, Sadat Balas Kasatlantas

7 jam lalu

Pungli Biaya Perpanjangan SIM A, Sadat Balas Kasatlantas

Sadat berpendapat lain. Dia mengatakan faktanya dia dimintai uang 170 ribu di loket akhir untuk biaya perpanjangan SIM A.