Alumni 212 Tagih Polisi Soal Laporan Tudingan Penghambaan Uang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eka Gumilar, juru bicara Presidium Alumni 212 (memegang kertas) usai melaporkan Ketua BTP Mania Immanuel Ebenezer ke Polda Metro Jaya, Senin, 4 Februari 2019. Tempo/Adam Prireza

    Eka Gumilar, juru bicara Presidium Alumni 212 (memegang kertas) usai melaporkan Ketua BTP Mania Immanuel Ebenezer ke Polda Metro Jaya, Senin, 4 Februari 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian belum menindaklanjuti laporan Presidium Alumni 212 terkait dugaan terhadap Ketua BTP Mania Immanuel Ebenezer (IE) yang mengatakan bahwa kelompok aksi 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.

    Laporan itu sudah diajukan ke Polda Metro Jaya sejak 4 Februari 2019.

    Baca : Ahok Bergabung ke PDIP, PA 212: Cocok

    "Sejak laporan diajukan belum ada tindakan dan kabar berikutnya terhadap dugaan yang dilakukan IE," ujar Ustad Haikal Hassan saat ditemui di Ditreskrimum, Selasa, 19 Februari 2019.

    Haikal Hassan mengatakan sakit hati atas pernyataan IE tersebut di salah satu stasiun televisi swasta.

    "Masak 14 juta orang disangka penghamba uang semua, itu yang saya mau tahu. Dan tolong polisi tindak lanjuti dan ini sudah hari ke-15 sehingga kita wajar dong bertanya sampai di mana prosesnya," ucap Haikal lagi.

    Simak :
    Pakai Pet dan Kemeja Jeans, Amie Rais Dampingi Ketua PA 212

    Kepolisian belum memberikan keputusan terkait kasus tersebut. Di samping itu, kelompok Alumni 212 akan terus follow-up bagaimana perkembangannya.

    DEVITA FITRIYANTI SAMALLO | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.