Copet Beraksi di Munajat 212, Ditangkap Setelah Jarah Handphone

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa Peserta aksi malam munazat 212 melakukan sholawat dan dzikir bersama di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Massa Peserta aksi malam munazat 212 melakukan sholawat dan dzikir bersama di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang copet ditangkap di arena Munajat 212, Monas, Jakarta Pusat, Kamis malam, 21 Februari 2019. Penjahat itu tertangkap tangan saat menjarah telepon genggam milik Nur Alim, 17 tahun, warga Teluk Naga, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

    Baca: Hadir di Munajat 212, Titiek Soeharto Beri Salam Dua Jari

    “Handphone di saku baju depan,” kata Angga, teman korban. Saat itu Nur Alim tengah berdiri dalam antrean untuk ambil makanan. "Tahu-tahu ada tangan mengambil handphonenya.”

    Menurut Angga, copet memanfaatkan kelengahan korban yang saat itu sedang berdesakan. “Sepertinya ada dua orang, yang satu memepet teman saya dan satu lagi mengambil handphone dari saku," ujarnya.

    Beruntung, Alim sadar handphone ada yang mengambil. Copet itu kaget saat tangan Nur Alim merapas kembali telepon genggam dari tangan pelaku. "Akhirnya handphone terjatuh dan copet mencoba kabur," ujar Angga.

    Baca: Pramuka Brebes Gagal Masuk Monas karena Sterilisasi Munajat 212

    Namun pelaku tidak bisa bergerak jauh karena teman-teman korban mengejar dan mengepungnya. "Copet ditangkap dan dibawa ke posko," kata Angga. Copet itu nyaris menjadi bulan-bulanan massa jika tidak dicegah oleh polisi. Seorang peserta yang kesal sempat memberikan bogem mentah kepada pelaku pencopetan yang belum diketahui identitasnya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.