DKI Bangun 33 Drainase Vertikal Cegah Penurunan Permukaan Tanah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah membuat beton pemecah ombak di kawasan Cilincing, Jakarta, 3 Agustus 2017. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menanggapi serius akan ancaman penurunan permukaan tanah dan banjir rob di utara Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah membuat beton pemecah ombak di kawasan Cilincing, Jakarta, 3 Agustus 2017. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menanggapi serius akan ancaman penurunan permukaan tanah dan banjir rob di utara Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Perindustrian dan Energi (PE) DKI Jakarta akan membangun 33 drainase vertikal sedang tahun ini buat mencegah penurunan permukaan tanah..

    Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI, Ricki Marojahan Mulia, menuturkan drainase itu untuk menginjeksikan air ke lapisan bawah batuan bumi.

    Baca : Tangani Penurunan Permukaan Tanah, DKI Kerja Sama dengan Jepang

    "Nanti akan kita bangun di daerah-daerah yang kita anggap sudah mulai menurun permukaan tanahnya," kata Ricki saat dihubungi, Sabtu, 23 Februari 2019.

    Drainase vertikal sedang difungsikan untuk mengairi lapisan batuan bumi yang bagian bawahnya terdapat campuran lumpur atau pasir dan air. Menurut Ricki, air yang kerap diambil dari lapisan batuan itu bakal menyebabkan lumpur mengering.

    Lama-lama, lanjut dia, permukaan tanah berpotensi menjadi cekung. Hal inilah yang menyebabkan penurunan permukaan tanah. Drainase vertikal sedang dengan kedalaman 30-40 meter dibuat untuk mencegah penurunan tanah itu.

    Simak pula :
    UI: Permukaan Tanah di Jakarta Utara Ambles 11 Cm Pertahun

    Ricki memaparkan, saat ini pihaknya sedang mengkaji lokasi dan rencana pemasangan drainase vertikal sedang sebagai antisipasi penurunan permukaan tanah. Dia menargetkan dokumen untuk keperluan lelang bakal diserahkan pada April 2019. "Soalnya rencana Mei 2019 sudah mulai pembangunan," ucap Ricki.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.