Cerita Pejabat DKI Setelah Jabatannya Diturunkan Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji pada hari pertamanya di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa, 26. Februari 2019. Ia menjabat sebagai wakil wali kota setelah dimutasi oleh Gubernur DKI Anies Baswedan, Selasa 26 Februari 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji pada hari pertamanya di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa, 26. Februari 2019. Ia menjabat sebagai wakil wali kota setelah dimutasi oleh Gubernur DKI Anies Baswedan, Selasa 26 Februari 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mendemosi atau menurunkan eselon Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Adji pada Senin, 25 Februari 2019. Isnawa kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan mendampingi Marullah.

    Kepada Tempo, Isnawa menceritakan kisah di balik pelantikannya serta sesaat sebelum jabatannya diturunkan Gubernur Anies Baswedan.

    Baca : Anies Baswedan Rotasi Pejabat DKI, Siapa Terkena Penurunan?

    "Saya baru diberi tahu Pak Anies Sabtu (23 Februari) kemarin," kata Isnawa saat ditemui Tempo di kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Selasa, 25 Februari.

    Sabtu akhir pekan itu menjadi hari tak terlupakan bagi Isnawa. Mantan Camat Tambora ini mengatakan masih sempat mengunjungi acara bersih-bersih kawasan hutan bakau di Pantai Indah Kapuk bersama AEON Environmental Foundation dan pramuka pada Sabtu pagi.

    Selepas acara, tepatnya menjelang tengah hari, teleponnya berdering. Kala itu, Anies sendiri yang menelepon Isnawa. Ia lalu diminta menghadap Anies di kantornya, Balai Kota DKI. "Karena saya bawa mobil sendiri jadi saya langsung ke sana," ujarnya.

    Sesaat setelah menghadap Anies, Isnawa lebih dulu dibanjiri apresiasi. Anies menyampaikan sejumlah keberhasilan Isnawa saat menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Setelah itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menanyakan sejumlah pekerjaan rumah yang belum kelar.

    Anies mengabsen satu demi satu program Dinas Lingkungan Hidup. Di antaranya rencana uji emisi kendaraan untuk motor dan mobil. Anies juga menanyai Isnawa soal temuannya perihal munculnya busa di sungai.

    "Pak Gubernur minta diselesaikan segera draf surat gubernur ke menteri berkaitan dengan penggunaan fosfat, surfaktan. Saya bilang itu sudah on progress," tutur Isnawa. Pada akhir pertemuan, Anies menyampaikan maksudnya untuk mendemosi Isnawa.

    Simak juga :
    Anies Baswedan Rotasi 1.100 Pejabat DKI Sore Ini, Termasuk Lurah

    Isnawa mengatakan tak menyoalkan penurunan jabatan itu. Ia bahkan mengaku tak malu. Isnawa menyebut, momentum ini malah kesempatan baginya kembali ke posisi pamong.

    Isnawa hanya satu dari 1.125 pejabat yang dirotasi Anies Baswedan kemarin. Anies melakukan perombakan besar-besaran pejabat di DKI, mulai dari eselon II - IV atau di jabatan lurah, camat, wakil wali kota, hingga kepala dinas. Anies mengatakan rotasi tersebut sebagai bagian dari penyegaran di instansi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.