Anies Baswedan Turunkan Jabatan 4 Pejabat DKI Ini, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyematkan tanda jabatan baru untuk pejabat eselon III - I di lapangan Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 25 Februari 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyematkan tanda jabatan baru untuk pejabat eselon III - I di lapangan Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 25 Februari 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI, hingga 1.125 pejabat, pada Selasa, 26 Februari 2019. Tak hanya melakukan rotasi, Anies juga mendemosi atau menurunkan jabatan sejumlah PNS dari eselon II atau setingkat dengan kepala dinas dan wali kota.

    Sejumlah pejabat diturunkan jabatannya oleh Anies karena kurang baiknya kinerja, namun ada yang belum diketahui penyebabnya. Berikut ini daftar beberapa eselon II yang didemosi.

    1. Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendarwan 

    Dalam rotasi ribuan pejabat, Anies memutuskan untuk mencopot Kepala Dinas SDA Teguh Hendarwan. Anies menstafkan Teguh dan menempatkannya di Biro Tata Pemerintah. 

    Kepala Badan Kepegawaian DKI (BKD) Jakarta Chaidir mengatakan penggantian Teguh oleh Anies karena terkait dengan kinerja. Namun, Chaidir tak menjelaskan secara rinci kinerja apa yang dimaksud. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.