Perusakan Musala di Jatinegara, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tahanan atau narapidana kabur. shutterstock.com

    Ilustrasi tahanan atau narapidana kabur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria mengamuk merusak sebuah musala di Jatinegara, Jakarta Timur, sambil berseru-seru kalimat takbir. Peristiwa perusakan ini terjadi pada Senin pagi, 25 Februari 2019.

    Pria itu belakangan diketahui bernama Ari Agus Trian dan yang dirusak adalah Musala Raudhatul Falah di Jalan Pedati Raya, Bali Mester. "Dia masuk Musala dan merusak kaca sampai tangannya luka," kata Kapolsek Jatinegara, Komisaris Rudy Haryanto, saat dikonfirmasi, Selasa 26 Februari 2019.

    Rudy berujar, saat melakukan perusakan, pelaku juga mengucapkan kalimat takbir. Ia meneriakkan kalimat "Laa Ilaaha Illallah".

    Rudy menduga, Ari Agus memiliki gangguan mental. Saat ditanya polisi, pelaku mengaku hilang sadar atau seperti kerasukan.

    "Jadi orang itu lagi mendalami ilmu. Mungkin gak kuat batinnya, jadi kerasukan dan hilang kendali," katanya. "Kalau dia sadar dan ditanya nyambung. Tapi kalau sedang gak sadar ya kerasukan lagi," lanjut Rudy.

    Rudy mengatakan, polisi akhirnya menyerahkan Ari Agus ke Dinas Sosial. Pria yang dikabarkan telah beristeri tersebut rencananya akan dilepaskan jika bisa bermasyarakat lagi. "Kalau kejiwaannya cukup ya dikembalikan ke keluarganya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.