Lima Fakta Seputar Proses Rehabilitasi Andi Arief

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief saat mendatangi Kantor BNN Jakarta, Rabu, 6 Maret 2019. Kedatangan hari ini sekaligus untuk penetapan tahapan rehabilitasi yang akan dijalani Andi Arief mulai dari tempat hingga jangka waktunya. TEMPO/Amston Probel

    Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief saat mendatangi Kantor BNN Jakarta, Rabu, 6 Maret 2019. Kedatangan hari ini sekaligus untuk penetapan tahapan rehabilitasi yang akan dijalani Andi Arief mulai dari tempat hingga jangka waktunya. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO Jakarta - Andi Arief mulai menjalani rehabilitasi sebagai pengguna narkoba. Politikus Partai Demokrat itu sudah mendatangi Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum rehabilitasi. 

    Baca: Usai Andi Arief Ditangkap, Ini Kondisi Kamar 1214 Hotel Peninsula

    Berdasarkan tes urine, Andi positif menggunakan narkotika berjenis sabu. Andi pun mengaku sudah beberapa kali mengkonsumsi obat terlarang tersebut. Berikut sejumlah fakta tentang rehabilitasi Andi Arief.

    - Rawan Jalan 
    Penasehat hukum Andi Arief, Dedy Yahya mengatakan berdasarkan hasil assessment Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu akan menjalani proses rehabilitasi dengan rawat jalan.

    - Di Rujuk ke RSKO 
    Dedy Yahya mengatakan dari kesepakatan bersama BNN, Andi Arief akan menjalani rehabilitasi secara berkala di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Dalam waktu dekat Andi Arief akan mendatangi RSKO untuk memulai rehabilitasi. 

    Dedy mengatakan hingga saat ini belum dipastikan berapa lama Andi Arief akan menjalani rehabilitasi, menurut dia hal tersebut tergantung dari perkembangan kondisi Andi. 

    - Langsung Jalani Rehabilitasi
    Kepolisian menyatakan, penyidik memutuskan Andi Arief langsung menjalani rehabilitasi lantaran tidak ditemukan barang bukti narkotika dalam penggrebekan Andi. Dalam kasus ini polisi menganggap Andi sebagai pengguna. "Karena tidak ada barang bukti maka kasus ini tidak dilanjutkan ke tahap penyelidikan dan langsung ke proses rehabilitasi," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jendral Muhammad Iqbal, 6 Maret 2019. 

    Iqbal merujuk pada surat edaran nomor 01/II/2018/Bareskrim tentang Petunjuk Rehabilitasi Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika poin 2 huruf B, tidak dilanjutkan ke proses penyidikan, namun dilakukan interograsi untuk mengetahui sumber diperolehnya narkotika.

    - Kertergantungan Narkoba Minim
    Menurut penasehat hukum Dedy Yahya, hasil assessment BNN menyebutkan bahwa tingkat ketergantungan Andi Arief terhadap narkotika masih minim. Meski kata dia, Andi Arief mengakui sudah beberapa kali mengkonsumsi sabu. 

    Baca juga: 5 Fakta Andi Arief: Populerkan Prabowo Hingga Terjerat Sabu

    - Siap Jalani Rehabilitasi 
    Setelah dipulangkan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Andi Arief langsung mendatangi BNN untuk memulai proses rehabilitasi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.