Jika Terbukti Jadi Pengedar, Zul Zivilia Bisa Dihukum Mati

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Zulkifli atau Zul Zivilia ditangkap polisi karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan ekstasi. Zul bersama delapan temannya diduga terlibat aktif dalam jaringan pengedar narkoba. Mereka dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika."Terancam hukuman mati atau minimal 20 tahun," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo, Jumat 8 Maret 2019.

    Baca: Zul Zivilia Dalam Jaringan Pengedar Narkoba Besar, Apa Perannya?

    Suwondo mengatakan hukuman yang diberikan kepada para tersangka tergantung peran masing-masing. Hukuman yang diterima pasti akan berat jika peranan mereka cukup besar di dalam jaringan pengedar.

    Zul ditangkap di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan barang bukti 24 ribu pil ekstasi dan 9,54 kilogram sabu. Sedangkan dalam pengembangan selanjutnya, total barang bukti yang disita sebanyak 50 kilogram sabu dan 50 ribu pil ekstasi.

    Jaringan ini sudah diduga mengedarkan sabu dan ekstasi ke Jakarta, Surabaya, Palembang, serta Lampung. Polisi masih melacak keberadaan bandar dan pengedar lain yang masih buron.

    Baca: Bukti Narkoba Zul Zivilia 9 Kilogram Sabu dan 24 Ribu Ekstasi

    Kepada penyidik Zul Zivilia mengaku baru dua kali mengedarkan narkoba setelah bergabung dengan jaringan itu pada 2018. Zul enggan berkomentar banyak terkait keterlibatannya dengan jaringan narkoba tersebut. "Ini sudah jalan hidup saya," ujarnya. "Saya menyesal."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.