Beredar Hasil Tes Urine Andi Arief di Medsos, Ini Kata RSKO

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief saat mendatangi Kantor BNN, Jakarta, Rabu, 6 Maret 2019. Andi Arief melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani rehabilitasi hari pertama hari ini. TEMPO/Amston Probel

    Wakil Sekretaris Partai Demokrat, Andi Arief saat mendatangi Kantor BNN, Jakarta, Rabu, 6 Maret 2019. Andi Arief melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani rehabilitasi hari pertama hari ini. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta -Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur enggan mengkomfirmasi terkait beredarnya surat hasil tes urine wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang menunjukan negatif sebagai pengguna narkoba.

    "Terkait pemberitaan media sosial hasil pemeriksaan tes urine Andi Arief di RSKO yang hasilnya negatif kami tidak tidak mengkomfirmasi dokumen tersebut, karena itu bagian dari dokumen rekam medis yang harus dijaga kerahasiannya antara rumah sakit dan pasien, "ujar Direktur Utama RSKO, Azhar Jaya di kantornya, Senin 11 Maret 2019.

    Baca : Kasusnya Ditutup, Andi Arief Bebas Memilih Rehabilitas Dekat Rumah

    Sabtu pekan lalu, Andi Arief dalam akun Twitternya mengunggah hasil pemeriksaan RSKO dengan nomor lab 298 0803190298 tanggal 6 Maret lalu, yang menyatakan hasil pemeriksaan tes urine Andi Arief negatif.

    Sedangkan hasil tes urine Andi Arief oleh Badan Narkotika Nasiaonal sebelumnya menunjukan Andi Arief positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu .

    Azhar mengatakan kalau surat hasil pemeriksaan tersebut beredar luas oleh Andi Arief maka hal tersebut merupakan tanggung jawab dari Andi Arief."Jadi saudara Andi Arief mengupload di sosial medianya hasil pemeriksaan kami dan itu menjadi tanggung jawab pasien sendiri," ujarnya.

    Namun kata Azhar kemungkinan hasil tes urine negatif bisa terjadi jika pemeriksaan dilakukan pada hari ke tiga atau ke empat setelah hari terkahir pemakaian.

    Menurut Azhar sifat mentafitamin atau sabu hanya terdeteksi dalam periode tertentu yaitu dalam satu atau dua hari setelah pemakaian yang terkahir. "Kalau diperiksa setelah dua hari dari pemakaian terkahir maka kemungkinan tes urine negatif," ujarnya.

    Simak juga :
    Penjelasan BNN Soal Hasil Negatif Tes Urine Andi Arief

    Azhar membenarkan jika pada Jumat lalu Andi Arief mendatangi RSKO dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Saat itu Andi Arief ditemani oleh pengacara dan penyidik dari Bareskrim Polri.

    Disebutkan Azhar, besok Andi Arief akan kembali ke RSKO terkait proses rehabilitasi yang akan dijalaninya. "Besok pasien Andi Arief akan kembali ke RSKO," ujarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.