Polisi Lacak Bos Besar Jaringan Narkoba Zul Zivilia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Setelah ditangkap, Zul terpaksa tidak hadir dalam konser bersama bandnya di Bone, Sulawesi Selatan.TEMPO/ Muhammad Fadhlan

    Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Setelah ditangkap, Zul terpaksa tidak hadir dalam konser bersama bandnya di Bone, Sulawesi Selatan.TEMPO/ Muhammad Fadhlan

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi melacak keberadaan tersangka bandar yang berada di tingkat yang lebih tinggi daripada jaringan narkoba yang melibatkan artis Zulkifli atau Zul Zivilia. Polisi menyebut sosok tersangka itu sebagai Cassanova.

    Baca:
    Cerita Zul Zivilia di Rutan, Belum Ditengok Keluarga

    "Bos besar paling atas dalam jaringan narkoba ini masih dalam penyelidikan, tapi untuk kota keberadaannya semakin mengerucut," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Senin 11 Maret 2019.

    Argo enggan menjelaskan lebih lanjut demi kepentingan penyidikan. Dia hanya memastikan jika lokasi si Cassanova masih di dalam negeri. Selain polisi terus bergerak untuk mengungkap jaringan tersebut, termasuk membongkar asal narkoba yang diedarkan.

    Argo menambahkan, jaringan yang melibatkan Zul Zivilia bergerak dengan sistem tertutup alias antara pengedar dan bandarnya tidak saling mengenal. "Hingga saat ini tersangka masih sembilan," ujarnya.

    Baca:
    Disangka Sub Bandar Narkoba, Ini Kronologis Kasus Zul Zivilia

    Polisi menangkap kesembilan orang itu lewat serangkaian penggerebekan di Jakarta Utara dan Palembang mulai 28 Februari hingga 2Maret lalu. Di antara sembilan itu, Zul ditangkap bersama tiga tersangka lain--satu perempuan--di sebuah unit apartemen di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (tengah) menunjukkan barang bukti berikut tersangka Zul Zivilia saat rilis pengungkapan kasus peredaran narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Atas keterlibatannya, Zul terancam hukuman penjara seumur hidup. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Bersama penangkapan Zul Zivilia itu, polisi menyita di antaranya 9,5 kilogram sabu dan 24 ribu butir pil ekstasi. Secara keseluruhan, sabu yang disita mencapai 50,6 kilogram dan 50 ribu butir ekstasi. Ada pula uang tunai senilai lebih dari Rp 310 juta. 

    Baca: 
    Motif Mengejutkan Zul Zivilia Berada di Jaringan Pengedar Narkoba

    Zul Zivilia terbukti pula positif mengonsumsi narkoba dalam penangkapan itu. Vokalis grup band pemiik lagu Aishiteru dan delapan tersangka lainnya ini terancam hukuman mati sebagai tersangka sub bandar narkoba yang mengedarkannya ke sejumlah daerah di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.