Tetangga Siap Sambut Kepulangan Siti Aisyah dengan Saweran

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penyambutan kepulangan Siti Aisyah, TKI yang dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam di rumah Siti di Serang, Banten, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    Suasana penyambutan kepulangan Siti Aisyah, TKI yang dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam di rumah Siti di Serang, Banten, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    TEMPO.CO, Serang - Warga Kampung Rancasumur, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang bersiap menyambut kepulangan Siti Aisyah, WNI yang dibebaskan atas tuduhan pembunuhan Kim Jong Nam, kakak pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un. Kedatangannya akan disambut dengan saweran uang dan beras kuning, hari ini, Selasa, 12 Maret 2019.

    Dari pantauan Tempo di lokasi, sepanjang jalan menuju rumah Siti Aisyah disesaki oleh warga, baik orang tua dan anak-anak. Mereka tampak antusias untuk menyambut Siti Aisyah yang saat ini masih berada di Jakarta.

    Baca: Jokowi Minta Siti Aisyah Tenangkan Diri di Rumah

    Sepupu Siti Aisyah, Darmi, 60 tahun, mengatakan keponakannya itu akan disambut dengan saweran uang dan beras kuning. "Sudah kami siapkan uang receh untuk saweran dan beras kuning yang ditaburkan sebagai ungkapan rasa syukur. Kami bahagia," kata dia.

    Darmi menuturkan Siti merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Keluarga Siti sudah berada di Jakarta sejak dua hari lalu. "Khusus menjemput Siti, dijemput untuk menyambut anaknya," kata Darmi.

    Baca: Siti Aisyah Tak Menyangka Bebas dari Ancaman Hukuman Mati

    Siti Aisyah dibebaskan setelah jaksa mencabut dakwaan atas pembunuhan Kim Jong Nam yang dijeratkan terhadap dirinya. Hakim Pengadilan Malaysia memutuskan mengabulkan pencabutan dakwaan oleh Jaksa Iskandar Ahmad. Siti Aisyah dibebaskan dari tahanan pada Senin, 11 Maret 2019. Pembebasan Aisyah diputuskan oleh hakim Azmin Ariffin dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.