Nama Kim Jong-nam Populer di Kampung Halaman Siti Aisyah

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penyambutan kepulangan Siti Aisyah, TKI yang dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam di rumah Siti di Serang, Banten, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    Suasana penyambutan kepulangan Siti Aisyah, TKI yang dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam di rumah Siti di Serang, Banten, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Joniansyah Hardjono

    TEMPO.CO, Serang - Kepulangan Siti Aisyah ke kampung halaman mendapat sambutan dari penduduk Kampung Rancasumur, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Selasa 12 Maret 2019. Bahkan secara khusus penduduk kampung menyiapkan acara penyambutan. Mereka menggelar saweran uang receh dan beras kuning sebagai bentuk syukur.

    Baca: Tetangga Siap Sambut Kepulangan Siti Aisyah dengan Saweran

    Siti adalah buruh migran asal Indonesia yang dituduh terlibat pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Namun pengadilan Malaysia telah membebaskan Siti. Perempuan 26 tahun itu akhirnya bisa kembali ke tanah kelahirannya.

    Tak kalah dengan penduduk dewasa, anak-anak dan remaja di Kampung Rancasumur seakan ikut merasakan kebahagiaan Siti. Mereka turut berkumpul sambil bersorak-sorak. Sesekali terdengar mereka menyebutkan nama King Jong-nam. "King Jong-nam...King Jong-nam," teriak dua anak berusia sekitar 8 tahun.

    Dua anak itu kemudian bergabung dengan anak-anak dan remaja lainnya yang sudah berkumpul  di lapangan kecil, di pinggir jalan masuk ke rumah Siti. Tempo mendekati anak-anak itu dan bertanya, "Memangnya Kim Jong-nam siapa? Kalian kenal?”

    Serentak mereka menjawab. "Taulah. Itu yang dibunuh," kata mereka. Mereka mengetahui Kim Jong-nam dari pemberitaan di televisi. Nama itu memang sudah populer di Kampung Rancasumur.

    Paman Siti, Indra Mutakin, mengatakan, berita pembunuhan King Jong-nam memang menjadi perhatian masyarakat Kampung Rancasumur. Sebab dalam pemberitaan kasus itu, nama Siti selalu disebut. "Iya, maklum lah pemberitaan di televisi cukup ramai," katanya.

    Baca: Siti Aisyah Tak Menyangka Bebas dari Ancaman Hukuman Mati

    Siti Aisyah menghabiskan waktu 2 tahun 23 hari di dalam tahanan selama pembunuhan Kim Jong-nam diproses secara hukum. Masa tahanannya berakhir setelah dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam di Kuala Lumpur, Malaysia, jaksa menarik semua tuntutan. Kementerian Luar Negeri menyebut, Siti dibebaskan karena tidak ada bukti kuat yang menunjukkan keterlibatannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...