Tanah Bergerak di Lebak, Ratusan Orang Harus Siap Mengungsi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunjukkan tanah amblas dampak bencana tanah bergerak di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Sukabumi, Jawa Barat, 29 November 2017. ANTARA FOTO

    Warga menunjukkan tanah amblas dampak bencana tanah bergerak di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Sukabumi, Jawa Barat, 29 November 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Lebak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak melaporkan 15 rumah rusak berat akibat tanah bergerak di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga. "Kami minta warga yang kondisi rumahnya rusak agar meningkatkan kewaspadaan jika hujan terus menerus," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi, Selasa 12 Maret 2019.

    Baca:
    Fenomena Tanah Bergerak Muncul di Perumahan Elit Kemang Pratama?

    Menurut Kaprawi, pergerakan tanah di Desa Sudamanik cukup mengkhawatirkan menyebabkan material longsoran yang besar. Kondisi tanah setempat disebut cukup labil jika terkena air hujan. Dampaknya saat ini, sebanyak 15 rumah rusak atau bertambah dari sebelumnya lima unit.

    "Kami mengimbau warga agar tidak tinggal di rumah jika kondisi rumah rusak berat, karena khawatir menjadi korban reruntuhan bangunan," ujar Kaprawi menyebut empat dari 15 rumah itu terpaksa dirobohkan warga setempat karena sudah sangat membahayakan.

    Retakan akibat tanah bergerak di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. FOTO Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang

    Ia mengatakan, saat ini warga Desa Sudamanik Kecamatan Cimarga yang terdampak pergerakan tanah sebanyak 449 jiwa dengan 115 unit rumah rusak ringan. Mereka belum dievakuasi karena masih dinyatakan aman. Namun ancaman disadari membesar jika hujan terus menerus hingga dua hari. 

    Baca: 
    Retakan Tanah 20 Meter Muncul di Cimanggis Depok, Tanah Bergerak?

    "Kami berharap warga meningkatkan waspada guna mengurangi risiko kebencanaan dari tanah bergerak ini," ujar Kaprawi lagi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.