Kondisi Zul Zivilia di Tahanan, Polisi: Dia Rajin Ibadah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan tersangka kasus pengedaran narkoba jenis sabu, Zulkifli alias Zul Zivilia dalam kondisi baik. Di dalam Rutan Polda Metro Jaya, kata Argo, pelantun lagu berjudul Aishiteru itu rajin beribadah.

    “Dia (Zul Zivilia) rajin sembahyang kemudian juga kondisinya normal,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu, 13 Maret 2019.

    Baca: 5 Fakta Zul Zivilia Ditangkap, Peran Sampai Ancaman Hukuman Mati

    Menurut Argo, saat ini polisi telah mengizinkan Zul untuk dijenguk. Istri Zul, Retno Paradinah, dikabarkan telah menjenguk pria berusia 37 tahun itu.

    Meski begitu, Argo enggan menjelaskan lebih detil soal perkembangan kasus yang menjerat Zul. “Hal-hal lain adalah ranah penyidik,” ujarnya.

    Zul Zivilia ditangkap pada 1 Maret lalu di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia diciduk dalam penggerebekan jaringan narkoba. Dalam penangkapan Zul, polisi menyita 24.000 butir pil ekstasi dan 9,54 kilogram sabu. Secara keseluruhan, sabu yang disita mencapai 50,6 kilogram dan 50 ribu butir ekstasi. Ada pula uang tunai senilai lebih dari Rp 310 juta.

     Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy saat memperlihatkan barang bukti narkoba yang melibatkan artis penyanyi Zul Zivilia, di Polda Metro Jaya, Jumat 8 Maret 2019 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ

    Dalam pengembangan, polisi menyatakan jika Zul merupakan salah satu pengedar dalam jaringan narkoba tersebut. Kepada penyidik, Zul mengaku sudah terlibat dalam jaringan narkoba sejak 2018. Dia juga mengaku sudah dua kali terlibat dalam pengedaran narkoba.

    Pada Jumat pekan lalu, Zul Zivilia menyatakan jika keterlibatan dirinya dalam jaringan narkoba merupakan akibat dari jalan hidup yang dia pilih. Dalam kesempatan tersebut Zul menyampaikan penyesalannya. "Saya menyesal," ujarnya.

    Hingga kini, polisi melacak keberadaan tersangka bandar yang berada di tingkat yang lebih tinggi dalam jaringan narkoba yang melibatkan Zul Zivilia. Bos besar itu dipanggil Cassanova, bukan nama sebenarnya. “Bos besar paling atas dalam jaringan narkoba ini masih dalam penyelidikan, tapi untuk kota keberadaannya semakin mengerucut," ujar Argo, Senin, 11 Maret 2019.

    Baca: Polisi Lacak Bos Besar Jaringan Narkoba Zul Zivilia

    Argo enggan menjelaskan lebih lanjut demi kepentingan penyidikan. Dia hanya memastikan jika lokasi si Cassanova masih di dalam negeri. Selain polisi terus bergerak untuk mengungkap jaringan tersebut, termasuk membongkar asal narkoba yang diedarkan.

    Zul Zivilia terbukti pula positif mengonsumsi narkoba dalam penangkapan itu. Vokalis grup band pemiik lagu Aishiteru dan delapan tersangka lainnya ini terancam hukuman mati sebagai tersangka sub bandar narkoba yang mengedarkannya ke sejumlah daerah di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.