Polisi Masih Dalami Kasus Seorang Siswi SD di Depok Meninggal

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang Siswi terlihat serius mengikuti tryout online, sistem ini digunakan untuk mencegah kecurangan dan meningkatkan efesiensi. Bogor, 9 April 2015. Lazyra Amadea Hidayat

    Seorang Siswi terlihat serius mengikuti tryout online, sistem ini digunakan untuk mencegah kecurangan dan meningkatkan efesiensi. Bogor, 9 April 2015. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Depok -Pasca siswi kelas VI SDN Anyelir 1, Depok meninggal di sekolah saat menjalani try out pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab kasus tersebut.

    Kepala Polsek Pancoran Mas, Komisaris Roni Agus Wowor mengatakan, penyebabnya, kematian bocah berinisial RAA masih menimbulkan duka yang mendalam bagi pihak keluarga.

    Baca : Siswi Meninggal di WC Sekolah Saat Try Out, Ini Temuan Polisi

    "Orang tuanya masih syok. Jadi belum bisa kita mintai keterangan," kata Roni, Kamis 14 Maret 2019.

    Roni mengatakan, hasil penyelidikan sementara RAA yang merupakan putri mantan perwira kepolisian tersebut diduga meninggal karena sakit saat melaksanakan tryout Ujian Nasional (UN) di sekolahnya.

    “Proses penyelidikan tergantung permintaan keluarga, dan hingga saat ini orang tua bisa menerima kejadian ini sebagai suatu takdir atau musibah. Dan tidak bersedia anaknya di autopsi,” kata Roni.

    Roni mengatakan, menurut pengakuan para saksi, sebelum ditemukan meninggal salah seorang penjaga sekolah mendengar adanya teriakan dari kamar mandi perempuan.

    “Terdengar terdengar dua kali suara, “Kenapa Mamah ninggalin aku,” kata Roni menirukan suara seorang saksi.

    Simak juga :
    Sedang Try Out UN, Siswi SD Meninggal di Kamar Mandi

    Sebelumnya, seorang siswi kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Anyelir I, Pancoran Mas, Depok ditemukan tak bernyawa di kamar mandi Selasa 12 Maret 2019 sekitar pukul 13.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang melaksanakan ujicoba ujian nasional (UN).

    Saat disambangi ke SDN Anyelir 1, pihak sekolah enggan berkomentar terkait kejadian siswi meninggal tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.