Anies Ingin Stadion BMW Dapat Untung dari Fasilitas Komersial

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat Kick Off Pembangunan Jakarta International Stadium di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga Sunter, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019. Pembangunan Jakarta International Stadium ini ditargetkan selesai pada tahun 2021 mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat Kick Off Pembangunan Jakarta International Stadium di Kawasan Sarana Rekreasi Olahraga Sunter, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019. Pembangunan Jakarta International Stadium ini ditargetkan selesai pada tahun 2021 mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan adanya pendapatan alias revenue stream dari fasilitas komersial di sekitar Jakarta International Stadium atau Stadion BMW. Dengan begitu, pemeliharaan jangka panjang stadion tak perlu menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

    "Tapi perawatannya justru menggunakan income yang didapat dari kegiatan komersial yang ada di kawasan itu," kata Anies di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Maret 2019.

    Baca: Anies Janji Stadion BMW akan Terintegrasi dengan MRT Fase 2

    Di kawasan stadion itu, menurut Anies, akan ada pembangunan perkantoran dan perumahan. Dia juga membayangkan industri perhotelan tumbuh di lokasi itu. Fasilitas inilah yang diharapkan menjadi pusat pendapatan (revenue center), bukan pusat pembiayaan (cost center).

    Anies menginginkan investasi DKI dalam pembangunan stadion itu berbuah untung. Karena itu, kata dia, pemda melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) merancang stadion BWM multifungsi. Maksudnya, lapangan sepakbola di sana bisa dipakai untuk konser musik. Stadion itu mampu menampung 82 ribu penonton.

    Menurut Anies, untung dari fasilitas komersil di stadion BMW berkontribusi terhadap pergerakan perekonomian Ibu Kota. "Yang tidak kalah penting keuntungan terbesar adalah perekonomian bergerak, khususnya di kawasan utara," kata dia.

    Baca: Deretan Fasilitas Jakarta International Stadium, Ada Plaza Salat

    Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto sebelumnya jua menyampaikan pihaknya bakal membangun gedung multifungsi. Gedung itu dapat dimanfaatkan untuk eksibisi, acara kesenian, dan konser musik.

    Stadion BMW atau Jakarta International Stadium akan berdiri di atas lahan seluas 275.534 meter per segi. Setelah groundbreaking dilakukan pada Kamis, 14 Maret lalu, pembangunan ini ditargetkan rampung pada 2021. Stadion ini sebagai pengganti stadion Persija di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang saat ini digunakan untuk depo kereta moda raya terpadu (MRT).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Maruf Amin di Debat Pilpres 2019 Soal Ancaman Stunting

    Dalam Debat Pilpres 2019 babak ketiga, Maruf Amin mengklaim angka prevalensi stunting turun 7 persen pada 2014 - 2019. Beginilah kondisi sebenarnya.