OK OCE Disebut di Debat Cawapres, Apa Kabar Kelanjutannya di DKI?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno meninjau ruangan kerja OKE OCE di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9 Desember 2017. Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswesdan di 44 kecamatan se-DKI Jakarta dijadikan tempat pengaduan warga, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh lagi menyambangi Balai Kota. TEMPO/ Naufal Dwihimawan Adjiditho

    Sandiaga Uno meninjau ruangan kerja OKE OCE di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 9 Desember 2017. Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswesdan di 44 kecamatan se-DKI Jakarta dijadikan tempat pengaduan warga, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh lagi menyambangi Balai Kota. TEMPO/ Naufal Dwihimawan Adjiditho

    TEMPO.CO, Jakarta -Program OK OCE yang didengungkan pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan eks Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno muncul di Debat Cawapres 2019, Ahad malam, 17 Maret 2019.

    Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi mengatakan, program wirausaha besutan Sandiaga Uno itu telah merekrut 29.346 tenaga kerja di Jakarta sepanjang 2018.

    Baca :
    OK OCE ada di Debat Cawapres, Target Tak Tercapai di DKI

    Jumlah tenaga kerja itu bekerja di lapak milik 16.734 peserta OK OCE yang memperoleh izin usaha dari pemerintah DKI.

    "Data jumlah tenaga kerja di Jakarta dari program OK OCE berdasarkan data per 31 desember 2018 dari Pemprov DKI Jakarta, yakni 29.346 tenaga kerja dari 16.734 ijin usaha mikro dan kecil yang diterbitkan tersebut," kata Iim saat dihubungi wartawan, Senin, 18 Maret 2019.

    Iim menuturkan, peserta OK OCE hingga 31 Desember 2018 mencapai 65 ribu orang. Dari angka itu, baru 53 ribu orang yang mengikuti pelatihan dasar OK OCE atau disebut P2. Pemerintah DKI, ujar Iim, mencatat hanya 16.734 peserta yang sudah memperoleh izin usaha.

    Simak pula : 
    Anies Kukuhkan 34 Dewan Riset Daerah, Ada Ketua Umum OK OCE

    Itu artinya, masih ada 36.266 peserta yang belum mendapatkan izin usaha. Sebab, menurut Iim, sebagian peserta masih berjualan di ruang terbuka hijau alias jalur hijau. Mereka harus memindahkan lokasi usahanya ke tempat lain sesuai syarat.

    Sementara sebagian peserta lagi belum mau mengurus izin lantaran usahanya masih bisa berjalan. Iim berujar, pihaknya terus mendampingi mereka untuk mau mengurus izin tersebut.

    "Sehingga usahanya menjadi formal dan memudahkan mereka untuk akses pasar dan akses modal," ucap Iim.

    Simak pula :
    Sandiaga Klaim Pengangguran di DKI Turun, Data BPS Berbeda

    Program OK OCE merupakan salah satu janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam mengurangi pengangguran di Ibu Kota. Sandiaga yang kini mendampingi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menjagokan OK OCE untuk jadi program nasional. Pernyataan itu disampaikannya saat Debat Cawapres pada Ahad, 17 Maret 2019 semalam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.