Tarif MRT Rp 1.000 Per Kilometer, Anies Beberkan Pertimbangannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bersama orangtuanya mencoba MRT di Stasiun Bundaran Hotel Senayan, Jakarta, Ahad,17 Maret 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah anak bersama orangtuanya mencoba MRT di Stasiun Bundaran Hotel Senayan, Jakarta, Ahad,17 Maret 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperkirakan tarif MRT Jakarta Fase I, Lebak Bulus - Bundaran HI adalah Rp 1.000 per kilometernya. Menurut dia, perkiraan tarif itu telah mempertimbangkan berbagai faktor, seperti misalnya willingness to pay (WTP) dan ability to pay (ATP) atau keinginan membayar dan kemampuan membayar masyarakat.

    "Itu semua sudah dimasukkan. Termasuk (perbandingan) bila (masyarakat) menggunakan kendaraan pribadi berapa biaya yang harus dikeluarkan. Jadi sudah dimasukkan semua faktor itu," kata Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu, 20 Maret 2019.

    Baca: DKI Usulkan Tarif MRT Sesuai Jarak Tempuh, Ini Rinciannya

    Anies mengatakan saat ini pembahasan mengenai tarif MRT masih berada di DPRD DKI Jakarta. Ia mengatakan tinggal menunggu persetujuan dari dewan.

    Sementara itu, Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebut pembahasan tarif MRT Jakarta dan light rail transit (LRT) bakal rampung sebelum peresmian pada 24 Maret 2019. Menurut Prasetio, tarif MRT Jakarta yang akan disetujui berkisar Rp 14 ribu sampai Rp 16 ribu.

    "Jadi ya kira-kira di antara harga Rp 14.000 ke Rp 16.000 lah nanti diketok palu," kata Prasetio di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019.

    Baca: Anies Baswedan Sebut Operasional Komersil MRT Jakarta 1 April

    Prasetio menyampaikan kini pembahasan tarif dua moda transportasi itu masih berjalan di Komisi C Bidang Keuangan DPRD. Dia berujar tarif realistis MRT disesuaikan dengan jarak tempuh, yakni Rp 1.000 per kilometer.

    Pemerintah DKI sebelumnya telah mengusulkan tarif MRT disesuaikan dengan jarak tempuh. Pelaksana tugas Kepala Biro Perekonomian M. Abas mengatakan penumpang harus membayar tarif MRT Rp 3.000 untuk satu kali masuk. Angkanya akan naik Rp 1.000 setiap kereta melewati satu stasiun.

    Berikut rinciannya:

    - Lebak Bulus-Fatmawati: Rp 4.000
    - Lebak Bulus-Cipete Raya: Rp 5.000
    - Lebak Bulus-Haji Nawi: Rp 6.000
    - Lebak Bulus-Blok A: Rp 7.000
    - Lebak Bulus-Blok M: Rp 8.000
    - Lebak Bulus-Sisingamangaraja: Rp 9.000
    - Lebak Bulus-Senayan: Rp 10.000
    - Lebak Bulus-Istora: Rp 11.000
    - Lebak Bulus-Bendungan Hilir: Rp 12.000
    - Lebak Bulus-Setiabudi: Rp 13.000
    - Lebak Bulus-Dukuh Atas: Rp 14.000
    - Lebak Bulus-Bundaran HI: Rp 14.000

    Baca: Ketua DPRD DKI Janji Ketok Tarif MRT, Rp 1.000 Per Kilometer


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.