Soal Operasional Usai Diresmikan, MRT Tunggu Keputusan DKI

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berjaga di dekat eskalator di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019. Tahap awal pihak MRT melakukan uji coba pada 12 Maret untuk 4.000 orang kuotanya dan rencananya, uji coba berlangsung hingga 24 Maret 2019 dengan total penumpang yang diangkut mencapai 285.000 orang. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas berjaga di dekat eskalator di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019. Tahap awal pihak MRT melakukan uji coba pada 12 Maret untuk 4.000 orang kuotanya dan rencananya, uji coba berlangsung hingga 24 Maret 2019 dengan total penumpang yang diangkut mencapai 285.000 orang. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar tak dapat menentukan apakah masyarakat yang naik kereta MRT di rentang waktu 24 Maret sampai 1 April 2019 akan bayar atau tidak. Sebab, di tanggal tersebut kereta telah diresmikan tetapi belum memasuki masa komersial.

    "Ya, tapi sudah beroperasi tidak berhenti. Bahwa nanti ada tarif atau tidak ada tarif, itu urusan pemerintah," kata William saat dihubungi Tempo pada Rabu sore, 20 Maret 2019.

    Baca: Anies Mau Bangun MRT Jakarta 231 Kilometer, Ini Bocoran Konsepnya

    William menjelaskan pihaknya akan menentukan ketetapan yang akan diberikan pemerintah provinsi DKI. Namun, dia memastikan, di rentang 24 Maret-1 April 2019, kereta MRT sudah tak lagi berstatus uji coba.

    "Apakah nanti tarifnya mau dibuat nol, tarifnya mau dibuat Rp 2.000, Rp 3.000, atau Rp 10.000, kami serahkan keputusannya itu kepada pemerintah," kata William.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya menetapkan 24 Maret 2019, menjadi hari peresmian MRT Jakarta. Peresmian itu sekaligus menjadi akhir dari uji coba MRT yang melibatkan masyarakat yang telah berlangsung sejak 12 Maret lalu.

    Namun setelah peresmian, pembukaan MRT untuk komersial belum akan dilakukan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembukaan komersial baru akan pihaknya lakukan pada 1 April 2019.

    Baca: Anies Baswedan Sebut Operasional Komersil MRT Jakarta 1 April

    Anies juga tak bisa menjelaskan di rentang waktu antara peresmian dan pembukaan untuk komersial itu masyarakat yang akan naik MRT harus membayar. Ia malah mengoper kebijakan itu ke pihak MRT.

    "Nanti semua cek ke MRT aja," kata Anies. Meskipun tak bisa memastikan masyarakat harus membayar atau tidak di rentang waktu itu, maka Anies memastikan pembahasan tarif di DPRD Jakarta akan rampung sebelum 24 Maret 2019.

    Saat ini, PT MRT Jakarta baru menyelesaikan pembangunan jalur Fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI dengan panjang lintasan 15,7 kilometer. Presiden Jokowi bakal meresmikan MRT Jakarta sekaligus melanjutkan pembangunan MRT Fase II pada 24 Maret 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.