Konsep Naturalisasi Sungai Anies Disebut Tak Realistis di Jakarta

Sebuah perahu kayu membawa warga melintasi banjir di jalan Panjang, Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, 18 Januari 2013. ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan naturalisasi, bukan normalisasi sungai tak mudah diterapkan. Sebabnya, kondisi kebanyakan aliran sungai di Jakarta di lapangan tak sesuai untuk metode tersebut.

Baca:
Ini Lima Jurus Anies Baswedan Hadapi Banjir Jakarta

Penilaian itu disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bambang Hidayah. Menurut dia, pembenahan sungai secara natural tak bisa dilakukan di sungai yang sempit dan banyak berdiri rumah di bantarannya.

Naturalisasi sungai berarti tak perlu pengerasan kiri dan kanan sungai dengan beton atau disebut dengan normalisasi. Tapi dengan konstruksi alami seperti batu kali. "Tapi konsep seperti itu baru bisa terealisasi jika sungai luas," katanya ketika dihubungi Kamis 21 Maret 2019.

Baca juga: 
Menteri PUPR: Staf Anies Tak Paham Naturalisasi Atasi Banjir

Itu sebabnya, Bambang memaparkan, BBWSCC tetap memilih menormalisasi Sungai Ciliwung di Jakarta. Dia menyatakan tak bisa memaksakan naturalisasi di sungai yang lebarnya sempit. "Kalau kami kan melihatnya kondisi yang ada di lapangan," ujar Bambang.

Bambang menanggapi pernyataan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang berharap duduk bareng dan berdiskusi dengan Anies perihal konsep naturalisasi sungai untuk mengatasi banjir Jakarta. Banjir kembali mewarnai sudut-sudut ibu kota di antaranya pada awal bulan ini.

Banjir di kawasan Green Garden yang diunggah akun @infojktku pada Selasa, 5 Maret 2019. Instagram/@Infojktku

Baca:
Banjir Lagi Setelah Lima Tahun, Warga Green Garden Terkejut

Bambang juga mengungkapkan kalau Pemerintah DKI baru sebatas menyampaikan keinginan Anies agar pembenahan sungai di Ibu Kota tidak dengan normalisasi, tapi naturalisasi. "Secara implisit, secara rinci memang belum ada," katanya. 






Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

5 jam lalu

Pengemudi Ojol Demo Tolak Rencana Jalan Berbayar ERP Jakarta, Minta Anak Buah Heru Budi Temui Massa

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menolak rencana jalan berbayar ERP.


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

7 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

8 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Belum Punya Sekber dan Capres, Waketum Golkar Tak Mau Disebut Tertinggal

Waketum Golkar membantah anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu tertinggal dari koalisi lainnya karena belum punya Sekber dan Capres.


Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

13 jam lalu

Enggan Bahas Pinjaman Anies Baswedan, Ini Kekayaan Sandiaga Uno

Sandiaga Uno menyatakan tidak bersedia melanjutkan pembicaraan tentang kabar adanya pinjaman Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar. Berapa kekayaannya?


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

14 jam lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

1 hari lalu

Pengamat: Kesepakatan Utang Piutang Politik Tak Etis Dibuka ke Ruang Publik

Pengamat politik Aisah Putri Budiarti menilai isu utang piutang dapat berdampak pada citra Anies Baswedan.


Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

1 hari lalu

Soal Utang Anies Rp 50 Miliar, Sandiaga Uno: Biar Pihak Terkait yang Menyampaikan

Sandiaga Uno enggan memperpanjang pembahasan soal utang Anies Baswedan Rp 50 miliar untuk Pilkada DKI Jakarta.


Kesan Buruk Usai Tonton Konser Dewa 19, PSI DKI: JIS Peninggalan Pemimpin Sebelumnya

1 hari lalu

Kesan Buruk Usai Tonton Konser Dewa 19, PSI DKI: JIS Peninggalan Pemimpin Sebelumnya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ikut menanggapi polemik yang muncul usai pelaksanaan konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 4 Februari 2023.


Tokoh-tokoh Saksikan Konser Dewa 19, Ada yang Hadir Juga di Pernikahan Kiky Saputri

2 hari lalu

Tokoh-tokoh Saksikan Konser Dewa 19, Ada yang Hadir Juga di Pernikahan Kiky Saputri

Baru saja, konser Dewa 19 berakhir. Beberapa tokoh turut menyaksikannya dari Prabowo, Ridwan Kamil hingga Anies Baswedan dan AHY.


Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

2 hari lalu

Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

Menjelang Pemilu 2024, telah terbentuk sementara ini 3 poros koalisi partai politik untuk memenuhi presidential threshold 20 persen, Siapa saja?