Diduga Keracunan Jajanan, 15 Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keracunan makanan. Kuwaitiful.com

    Ilustrasi keracunan makanan. Kuwaitiful.com

    TEMPO.CO, Bogor – Belasan anak Sekolah Dasar Negeri Bantarkuning Kampung Bojongkoneng Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan massal akibat mengkonsumsi jajanan di depan sekolah.

    Perawat jaga Puskesmas Tanjungsari, Lili Herlia Sanusi mengatakan sebanyak 15 siswa SD tersebut terpaksa dilarikan ke puskesmas guna mendapatkan perawatan. “Sekitar jam sembilanan tadi para siswa datang kesini dengan keluhan mual, pusing dan lemas,” kata Lili saat dikonfirmasi Tempo, Jumat, 22 Maret 2019.

    Baca: Polisi Bekasi Selidiki Siswa SD Keracunan Minuman Instan

    Lili mengatakan menurut pengakuan saksi, para siswa SD tersebut sebelumnya mengkonsumsi makanan jenis mie campur telor yang digulung atau milor di depan sekolah. "Dugaannya makan milor, saat jam istirahat," kata dia.

    Dari 15 anak tersebut, kata Lili, sebanyak 13 anak sudah diperbolehkan pulang. Sementara 2 orang lainnya masih dalam perawatan intensif. "Karena dua anak ini kondisi umumnya sangat lemas, sehingga dipasang infus dan harus dirawat,” ujarnya.

    Baca: Kasus Anak SD Keracunan Susu, Apa yang Diperiksa oleh Balai POM?

    Lili mengatakan pihaknya pun belum bisa memastikan jenis zat yang menyebabkan belasan anak ini mengalami keracunan. “Tadi sampelnya sudah dibawa ke Puskesmas Karya Mekar,” kata dia.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Agus Fauzi mengatakan pihaknya belum mengetahui kejadian dugaan keracunan tersebut. “Belum sampai ke saya laporannya, coba nanti saya cek,” kata dia saat dihubungi terpisah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.