IPW: Lindungi Vanessa Angel dari Teror

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Vanessa Angel (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 6 Januari 2019. Vanessa Angel dan Avriellya Shaqilla telah dilepaskan seusai pemeriksaan 1x24 jam. ANTARA/Didik Suhartono

    Artis Vanessa Angel (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 6 Januari 2019. Vanessa Angel dan Avriellya Shaqilla telah dilepaskan seusai pemeriksaan 1x24 jam. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, mendorong Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Komisi Nasional Perempuan memberikan perlindungan kepada Vanessa Angel. Alasannya, Vanessa dapat menjadi whistleblower untuk mengungkap sindikat prostitusi online di Indonesia yang diduga melibatkan pengusaha, pejabat, dan oknum aparat keamanan.

    Baca:
    Vanessa Angel Dua Kali Masuk Rumah Sakit, Kenapa?

    Jika tidak dilindungi, kata Neta, lembaganya khawatir artis penyanyi, pesinetron dan pemain film televisi (FTV) berusia 27 tahun itu rentan menerima teror dan kriminalisasi. Neta mengatakan lembaganya mendapat informasi kalau Vanessa kerap diteror hingga merasa tertekan. Ia bahkan disebut sempat berniat bunuh diri dan tiga kali dilarikan ke rumah sakit.

    IPW, lanjut Neta, menduga Vanessa mengetahui jaringan besar prostitusi online yang melibatkan banyak tokoh. "Termasuk adanya penyanyi terkenal yang bertarif Rp 300 juta sekali order," ujar kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 Maret 2019.

    Ia juga menyebut kalau Polda Jawa Timur sempat merilis foto sejumlah wanita yang dituding terlibat prostitusi online. Menurut Neta, penelusuran terkait foto-foto yang sudah dirilis tak pernah terjadi.

    Baca:
    Vanessa Angel Soal Riyan: Sampai Mati Nggak Akan Lupa Mukanya

    "IPW menyesalkan dalam kasus pemberantasan perdagangan perempuan, terutama prostitusi online, Polda jatim sebagai aparatur negara lebih cenderung memunculkan sensasi, ketimbang mengusutnya secara tuntas."

    Tim kuasa hukum Vanessa Angel sebelumnya juga mendesak Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mengungkap semua termasuk sosok Riyan dalam kasus yang menyudutkan kliennya itu. Riyan adalah pria yang ada bersama Vanessa saat penangkapan di Hotel Vasa Surabaya pada awal Januari lalu.

    Baca:
    Video Vanessa Angel Mandi Tersebar, Pengacara: Harus Diusut

    Tentang bolak-balik dilarikan ke rumah sakit juga dibenarkan. "Setahu saya sudah dua kali masuk rumah sakit," ujar pengacara Vanessa Angel, Milano Lubis, saat dihubungi, Jumat 22 Maret 2019.

    Penyebabnya, menurut Milano, Vanessa Angel memiliki masalah pada lambungnya.  "Yang terakhir masuk rumah sakit malam-malam itu, tiga hari yang lalu kalau tidak salah," kata Milano.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kajian Ibu Kota Baru, Diklaim Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

    Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diklaim akan memperkuat kegiatan nasional dan kawasan Indonesia timur. Begini kajian ibu kajian ibu kota baru.