MRT Jakarta Fase I Diresmikan, Pembangunan Fase II Sudah Dilelang

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peminat ujicoba Kereta MRT Jakarta memadati Stasiun Bundaran HI di hari terakhir, Sabtu 23 Maret 2019, sebelum peresmian oleh Presiden Jokowi keesokan harinya. Dua hari terakhir ujicoba itu berlaku tiket go show. TEMPO/Lani Diana

    Peminat ujicoba Kereta MRT Jakarta memadati Stasiun Bundaran HI di hari terakhir, Sabtu 23 Maret 2019, sebelum peresmian oleh Presiden Jokowi keesokan harinya. Dua hari terakhir ujicoba itu berlaku tiket go show. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pembangunan Moda Raya Terpadu fase II sudah lelang paket kontrak (contract package-CP) 200 untuk pembangunan gardu bawah tanah di Monumen Nasional (Monas).

    Berita sebelumnya: 

    Peresmian MRT Jakarta, Anies Baswedan: Keputusan Tarif Besok

    "Kami dalam proses pelelangan untuk CP 201 dari Bunderan HI sampai Harmoni kemudian baru melakukan pelelangan paket-paket selanjutnya, tahun ini," kata William dalam acara peresmian MRT, Ahad, 24 Maret 2019.

    William menjelaskan, sekarang sedang proses pembebasan lahan utilitas dan diharapkan pengerjaan fase kedua rute Bunderan HI - Kota selesai pada 2024. "Anggarannya Rp 22,5 triliun, kita dapat pinjaman dari pemerintah Jepang. Sekarang barangnya sudah tersedia, jadi tinggal dikerjakan," katanya.

    MRT fase I Lebak Bulu-Bunderan HI sudah menjalani uji coba pada 12-24 Maret 2019. Setelah diresmikan oleh Presiden Joko  Widodo, MRT langsung dioperasikan secara gratis selama sepekan. Hanya saja mekanisme untuk menggunakan MRT belum ditetapkan. "Saya akan umumkan sore ini mekanismenya seperti apa, tapi sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden tadi, ini akan dilakukan gratis," kata William.

    Berdasarkan hasil evaluasi, hari ini MRT membuka lagi 80 ribu kuota. Masyarakat diminta mendaftar melalui www.ayocobamrtj.com, sehingga ada keteraturan. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, tolong jaga, tolong rawat MRT ini dan mari berperilaku baik dan santun," kata William.

    Baca juga: Anies Sebut Ahok Saat Peresmian MRT Jakarta, Ini Reaksi Warga

    Berdasarkan pengalaman selama uji coba, apabila pengguna MRT Jakarta sangat banyak, petugas akan kesulitan untuk menjaga keamanan semua penumpang. Terutama untuk menjaga ketertiban dan kebersihan. Ada beberapa perilaku yang kurang terpuji dilakukan pengguna MRT, seperti makan di dalam stasiun, bergantungan di gantungan, kemudian berdiri di depan pintu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.