Mayat WNA di Apartemen Taman Rasuna Ditemukan Sudah Membusuk

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. guardian.ng

    Ilustrasi mayat. guardian.ng

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan mayat warga negara asing yang ditemukan di Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, meninggal karena sakit. Mayat yang teridentifikasi bernama Ruprecht Heinrich Lattermann, 62 tahun, warga negara Jerman itu ditemukan tak bernyawa Senin, 25 Maret 2019.

    Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi Ajun Komisaris Besar Tumpak Simangunsong mengatakan mayat Ruprecht ditemukan sudah dalam kondisi membengkak, membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. "Sudah meninggal beberapa hari lalu. Tapi tepatnya menunggu hasil visum," kata Tumpak melalui pesan singkat.

    Baca: Polisi Selidiki Penemuan Mayat WNA di Apartemen Taman Rasuna

    Tumpak mengatakan mayat Ruprecht ditemukan karena ada temannya yang bernama Bambang menghubungi pengelola apartemen. Bambang curiga temannya yang tinggal seorang diri itu tidak menjawab sambungan telepon darinya.

    Baca: Ini Identitas Mayat Pria Berlumuran Darah di Cileungsi

    Dari informasi Bambang, akhirnya pengelola mengutus dua orang petugas keamanan apartemen untuk melihat keadaan Ruprecht. "Kedua saksi melihat korban sudah meninggal di atas tempat tidur dengan posisi miring ke kanan," ujarnya. "Korban ditemukan mengenakan kaus dan celana pendek."

    Setelah itu, pengelola menghubungi polisi untuk memeriksa mayat pria tersebut. Polsek Setiabudi langsung menerjunkan anggota bersama tim identifikasi Kepolisian Resor Jakarta Selatan. "Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal karena sakit," kata Tumpak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.