Sidak ke Mampang, Politikus PKS Kaget Kotak Suara Dimakan Rayap

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kotak suara milik KPU DKI di Kecamatan Mampang yang rusak dimakan rayap pada Selasa, 26 Maret 2019. Foto Istimewa

    Kotak suara milik KPU DKI di Kecamatan Mampang yang rusak dimakan rayap pada Selasa, 26 Maret 2019. Foto Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani terkejut menemukan kotak suara rusak dimakan rayap di kantor Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan.

    Baca: Pria Terjatuh Lalu Tewas Saat Antar Kotak Suara

    Yani menemukan kotak suara rusak itu saat melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Kantor Kecamatan Mampang, Selasa, 26 Maret 2019.  

    “Kotak-kotak ini kan disimpan dengan rapi oleh pihak Kecamatan namun ternyata ada hama rayap. Kotaknya kan dari kardus jadi mudah sekali dirusak oleh rayap,” ujar Yani dalam keterangan tertulisnya. 

    Anggota Komisi A DPRD DKI bidang Pemerintahan itu juga memperlihatkan foto beberapa kotak putih bertuliskan KPU yang rusak pada bagian bawahnya. Ada dua kotak suara yang rusak dimakan rayap dalam foto tersebut. 

    Yani meminta KPU DKI Jakarta untuk segera menangani masalah kotak suara dimakan rayap ini secara serius. Kotak suara yang rusak harus segera diganti. Pelaksanaan pemilu 2019 serentak akan terganggu dan terancam tidak dapat terlaksana.

    "Kotak suara yang rusak ini berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilu,” ujar Yani. 

    Dia meminta KPU Pusat maupun provinsi untuk memeriksa ulang kondisi kotak suara dan perlengkapan pemilu lainnya. Kejadian kotak suara rusak seperti di Kecamatan Mampang tidak boleh terjadi lagi. 

    Kejadian kotak suara kardus dimakan rayap juga pernah terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, pada 23 Februari 2019. Saat itu Komisioner Bawaslu Cilacap Warsid yang menemukan kejadian tersebut. 

    Baca: Pilkada Tangerang 2018, KPU Gunakan Kotak Suara Aluminium Bekas

    Lima kotak suara yang disimpan di Gedung Juang 45 habis digerogoti oleh rayap. Menurut Warsid, rayap tersebut sudah menempel di palet kayu yang menjadi alas penyimpanan kotak suara di Gedung Juang 45. Palet kayu tersebut juga sudah dalam keadaan rusak. Padahal, lantai Gedung Juang 45 sebelumnya sudah disemprot anti rayap, untuk mencegah adanya rayap masuk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.