Caleg, Anak Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Kursi DPRD Jabar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas panwaslu mencopot poster caleg saat menertibkan alat peraga kampanye di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten (6/4).  Penertiban tersebut dilakukan panwaslu bersama satpol pp yang  dimulai dini hari pukul 00.01 saat memasuki massa tenang kampanye. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Petugas panwaslu mencopot poster caleg saat menertibkan alat peraga kampanye di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten (6/4). Penertiban tersebut dilakukan panwaslu bersama satpol pp yang dimulai dini hari pukul 00.01 saat memasuki massa tenang kampanye. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Bekasi - Ade Puspita Sari, anak dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mendaftar sebagai calon anggota legislatif atau caleg DPRD Jawa Barat untuk daerah pemilihan Jawa Barat VIII mencakup Kota Bekasi dan Kota Depok. Sama seperti ayahnya, Ade maju dari Partai Golkar.

    Baca: 
    Caleg Otaki Komplotan Pencuri, Polisi Sita Uang Rp 40 Juta

    Dia menargetkan mendulang 200 ribu suara di pemilu 17 April 2019. "Saya optimistis 100 persen, yang penting ikhtiar selalu, hasil belakangan karena rezeki tidak akan tertukar," kata Ade, Rabu 27 Maret 2019.

    Mendapatkan nomor urut 2, perempuan berusia 33 tahun ini meyakini mampu melenggang menjadi wakil rakyat di tingkat provinsi. Adapun jatah kursi DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok sebanyak 11 kursi.

    Ade mengaku telah berkeliling Kota Bekasi dan Depok. Menurut dia, paling banyak keluhan masyarakat yang ditemuinya adalah tentang kesehatan dan pendidikan.

    "Kalau di Kota Bekasi program kesehatan sudah ada Kartu Sehat, pendidikan untuk SD-SMP juga gratis," katanya sambil menambahkan, "Kami akan perjuangkan sekolah gratis bagi SMA/SMK Negeri karena Bekasi menyumbang pajak kendaraan terbesar untuk Jawa Barat."

    Baca:
    Menjelang Pemilihan, Tiga Caleg di Bekasi Meninggal

    Ade mengaku tidak mengandalkan orang tuanya untuk sosialisasi kepada masyarakat. Namun, untuk ilmu politik, Ade mengaku tak bisa lepas dari sosok Rahmat Effendi.

    "Bapak adalah ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, dimana saya bernaung saat ini. Tentunya para caleg Golkar berkiblat ke beliau dari visi-misi dan program kerja," ujar Ade.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?