Hercules Lolos dari Pasal Kekerasan, Ini Fakta di Persidangan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Hercules Rosario Marshal meninggalkan ruang sidang setelah menjalani sidang putusan (vonis) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu, 27 Maret 2019. Ia bersama komplotannya menduduki lahan milik PT Nila Alam di Jalan Dan Mogot,  Jakarta Barat seluas 2 hektare mulai 8 Agustus hingga 6 November 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Terdakwa Hercules Rosario Marshal meninggalkan ruang sidang setelah menjalani sidang putusan (vonis) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu, 27 Maret 2019. Ia bersama komplotannya menduduki lahan milik PT Nila Alam di Jalan Dan Mogot, Jakarta Barat seluas 2 hektare mulai 8 Agustus hingga 6 November 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.Co, Jakarta - Hercules Rozario Marshal dan kawan-kawannya lolos dari jerat pasal kekerasan yang didakwakan jaksa penuntut umum terkait pendudukan lahan milik PT Nila Alam. Majelis hakim menilai, Hercules Cs hanya terbukti memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

    Baca:

    Divonis Bersalah, Hercules Hanya Dihukum 8 Bulan Penjara

    "Dakwaan yang dianggap telah terbukti dilakukan oleh terdakwa Hercules Rosario Marshal adalah dakwaan ketiga," ujar hakim ketua Rustiyono saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu, 27 Maret 2019.

    Dalam perkara ini jaksa membuat tiga dakwaan untuk Hercules. Dakwaan pertama dan kedua berisi tindak pidana kekerasan yang diatur dalam Pasal 170 dan Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) . Sedangkan dakwaan ketiga berisi tentang tindak pidana memasuki pekarangan tanpa izin yang diatur Pasal 167 KUHP.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.