Anies Sindir Kebijakan Ahok Soal Larangan Sepeda Motor

Editor

Suseno

Petugas Dinas Pehubungan DKI Jakarta menurunkan rambu-rambu larangan melintas untuk kendaraan roda dua di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, 10 Januari 2018. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir kebijakan pemerintah sebelumnya tentang larangan sepeda motor melintas di Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin. 

Baca: Dishub DKI Akui Larangan Sepeda Motor Tekan Angka Kecelakaan

Menurut Anies, pada masa pemerintahannya, aturan itu dicabut agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas. "Kualitasnya ditentukan siapa saja yang merasakan pertumbuhan," kata Anies di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis, 28 Maret 2019.

Anies menganggap, pertumbuhan berkualitas bakal terealisasi di Jakarta bila penggunaan fasilitas pemerintah digunakan secara merata oleh masyarakat. Maksudnya adalah semua orang dapat merasakan hasil pembangunan di Ibu Kota.

Contohnya seperti pembatasan sepeda motor di Jalan Sudirman-Thamrin. Anies mencabut kebijakan itu karena dinilai tidak adil. Lagipula, kata dia, per hari terdapat 480 ribu pengantaran ojek online ke Jalan Sudirman. "Kenapa dibuka, karena kita ingin pertumbuhan berkualitas, merata," ucap Anies.

Pada masa pemerintah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,  diterbitkan Peraturan Gubernur Nomor 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Dengan Pergub itu, sepeda motor dilarang melintas di Jalan Sudirman-Thamrin. Larangan ini terkait dengan rencana pemerintah menerapkan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP).

Baca: Larangan Sepeda Motor Dihapus, Ojek Online: Ini Jantung Jakarta

Belakangan kebijakan tentang larangan sepeda motor itu digugat ke pengadilan. Mahkamah Agung kemudian membatalkannya lewat putusan Nomor 57 P/HUM/2017 pada 21 November 2017. Sejak pembatalan oleh MA, sepeda motor dapat melintas lagi di Jalan Medan Merdeka Barat sampai Jalan M.H. Thamrin.






Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

20 jam lalu

Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

Taufik Basari menyatakan NasDem abstain terkait usulan revisi UU IKN karena beberapa alasan.


Nekat Terabas Genangan, Air Bisa Masuk ke Ruang Mesin Motor

22 jam lalu

Nekat Terabas Genangan, Air Bisa Masuk ke Ruang Mesin Motor

Air (genangan) yang masuk ke ruang mesin motor dapat berakibat fatal, mesin bisa rusak.


Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

2 hari lalu

Sudirman Said Masih Jadi Komisaris Utama Transjakarta, Pengunduran Diri Tunggu Persetujuan RUPS

Sudirman Said masih menjabat sebagai Komisaris Utama Transjakarta. Belum ada persetujuan RUPS soal pengunduran diri. Aktif di tim Anies Baswedan.


PAN Bantah Relawan Amanat Indonesia Pendukung Anies Baswedan Terafiliasi dengan Partai

2 hari lalu

PAN Bantah Relawan Amanat Indonesia Pendukung Anies Baswedan Terafiliasi dengan Partai

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan pendirian relawan pendukung Anies Baswedan, ANIES, tak terafiliasi dengan partainya.


Residu Proyek JIS Anies Baswedan, Warga Kampung Susun Bayam Belum Sepakat dengan Jakpro

2 hari lalu

Residu Proyek JIS Anies Baswedan, Warga Kampung Susun Bayam Belum Sepakat dengan Jakpro

Asep Suwanda, warga Kampung Susun Bayam mengatakan belum ada kesepakatan dengan Jakpro mengenai kapan warga bisa menempati rusun KSB.


Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

2 hari lalu

Diresmikan Anies Oktober, Kampung Susun Bayam Baru Bisa Ditempati Warga Maret 2023

Sekitar 123 keluarga terkatung-katung karena tak kunjung bisa menempati Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara


Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

2 hari lalu

Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

Amanat Indonesia nekat mendeklarasikan tim relawan pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, walaupun berseberangan dengan sikap PAN


Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

2 hari lalu

Pendiri PAN Bentuk Amanat Indonesia, Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Sekelompok orang pendiri PAN mendirikan tim relawan Amanat Indonesia atau ANIES untuk mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.


Top Nasional: Ketua KAHMI Dorong Anggotanya Sukseskan Anies Baswedan di Pilpres, Gempa Susulan di Cianjur Kagetkan Warga

2 hari lalu

Top Nasional: Ketua KAHMI Dorong Anggotanya Sukseskan Anies Baswedan di Pilpres, Gempa Susulan di Cianjur Kagetkan Warga

Ketua KAHMI Jaya, Mohamad Taufik, mendorong organisasinya agar menyukseskan pencalonan Anies Baswedan pada Pilpres 2024


PLN Bicara Biaya dan Risiko Kabel Ditanam di Tanah Seperti Program SJUT Anies Baswedan

3 hari lalu

PLN Bicara Biaya dan Risiko Kabel Ditanam di Tanah Seperti Program SJUT Anies Baswedan

PLN mengungkap sejumlah kendala biaya dan risiko bila menanam kabel di tanah seperti program SJUT yang gencar dijalankan di era Anies Baswedan.