Dian Djuriah Rais, Pendiri Masjid Kubah Emas di Depok Tutup Usia

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat muslim berkunjung ke Masjid Dian Al Mahri atau yang dikenal dengan Masjid Kubah Emas di Jalan Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, 21 Mei 2018. Masjid Kubah Emas yang merupakan salah satu masjid termegah di Asia Tenggara dengan kubahnya terbuat dari emas itu menjadi salah satu tujuan wisata religi umat Islam saat menunggu berbuka puasa. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Umat muslim berkunjung ke Masjid Dian Al Mahri atau yang dikenal dengan Masjid Kubah Emas di Jalan Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, 21 Mei 2018. Masjid Kubah Emas yang merupakan salah satu masjid termegah di Asia Tenggara dengan kubahnya terbuat dari emas itu menjadi salah satu tujuan wisata religi umat Islam saat menunggu berbuka puasa. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Depok – Dian Djuriah Rais binti Muhammad Rais, pendiri masjid Dian Al Mahri atau lebih dikenal sebagai masjid Kubah Emas meninggal pada usia 70 tahun, Jumat, 29 Maret 2019, pukul 02.15 WIB. Dian Al Mahri tutup usia setelah sempat mengalami perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

    Baca juga: Nikmatnya Ibadah di Masjid Kubah Emas

    Hingga saat ini, almarhumah masih disemayamkan dirumah duka Jl. Masjid Al Ikhlas nomor 8 A Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Rencananya jenazah dikebumikan selepas salat Jumat di Kompleks Masjid Kubah Emas, Cinere, Depok.

    Kabar duka tersebut tersiar secara beranting melalui berbagai media komunikasi. Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga almarhumah.

    “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah diterima di sisi-Nya. Amiin,” kata Pradi melalui pesan singkat grup Whatsapp, Jumat, 29 Maret 2019.

    Menurut Pradi, jasa almarhum sangat besar terutama memperkenalkan Kota Depok dengan membangun masjid ternama di Indonesia. Diharapkan ke depan ada pengganti, yang sama seperti Dian.

    "Beliau adalah sosok yang membanggakan Kota Depok dengan karyanya, masjid kubah emasnya. Semoga ada penerus-penerus lain mengikuti jejaknya," ujar Pradi.

    Namun, Pradi mengaku belum bisa menghadiri pemakaman almarhumah karena masih bertugas di luar kota. "Saya masih rapat di Bandung, Pa Walikota juga sama, insya Allah nanti setelah selesai akan datang berkunjung," kata dia.

    Masjid kubah emas dibangun oleh Dian Djuriah Rais binti Muhammad Rais, pengusaha asal Banten. Untuk membangun masjid, dia membeli pada sejak 1996. Pembangunan masjid kubah emas mulai dibangun pada 2001 dan selesai akhir 2006.

    Baca juga: Video Warga Cina Ramai di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Imigrasi

    Masjid tersebut dibuka untuk umum pada 31 Desember 2006, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Masjid berukuran 60x120 meter atau 8.000 meter persegi itu dibangun di atas lahan seluas 50 hektare.

    Masjid Kubah Emas mampu menampung 20 ribu jamaah dan sering disebut sebagai kawasan masjid termegah di Asia Tenggara. Selain itu, Masjid Kubah Emas dikenal karena bagian kubahnya dilapisi emas 22 karat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.