Rumah Tapak di Rorotan Sudah Tidak DP 0 Rupiah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Contoh rumah tapak di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara yang dibangun oleh PT Nusa Kirana, Jumat, 29 Maret 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Contoh rumah tapak di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara yang dibangun oleh PT Nusa Kirana, Jumat, 29 Maret 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah tapak di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara yang dibangun tidak lagi dijual dengan sistem down payment (DP) nol rupiah. Perumahan yang dibangun oleh PT Nusa Kirana awalnya menerapkan sistem DP 0 rupiah dan sempat dikabarkan akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    "Kalau sekarang sudah tidak DP 0 lagi, cuma bagi yang telah mendaftar dan lulus verifikasi, tetap kita berikan DP 0, murni dari developer," kata Koordinator agen marketing PT Nusa Kirana, Imam kepada Tempo, Jumat, 29 Maret 2019.

    Baca: Harga Rumah Tapak DP Rp 0 Jakarta Utara Dipatok Rp 350 Juta

    Imam menjelaskan rumah tapak yang akan dibangun berjumlah 100 unit. Saat pendaftaran dengan sistem DP 0 Rupiah pertama kali dibuka, sekitar 1.400 orang ikut mendaftar. Namun menurut dia, yang lulus verifikasi perusahaan hanya 15 orang. "Tapi yang memutuskan mengambil itu hanya lima orang saja," kata Imam.

    Menurut Imam, alasan perusahaan tetap memberikan rumah DP 0 rupiah kala itu merupakan bentuk komitmen perusahaan. Harga rumah yang diberikan Rp 461 juta dengan luas 45 meter persegi per unit. Rumah tersebut hanya memiliki satu lantai. "Kasihan juga sudah mendaftar," kata dia.

    Saat ini, PT Nusa Kirana tetap akan menjual rumah tapak di Rorotan. Namun, unit yang dijual berbeda dengan yang ditawarkan sebelumnya. Rumah yang dijual memiliki dua lantai dengan luas 54 meter persegi. Harganya dipatok mulai dari 761 juta. "Masih ada sekitar 40 unit lagi," kata dia.

    Baca: Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Sudah 62 Persen

    Dari pantauan Tempo, lokasi pembangunan rumah berada di SMA Negeri 115, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Lahan tersebut masih kosong tanpa bangunan. Lahan tersebut bersebelahan dengan beberapa bidang sawah.

    Sekitar 10 meter dari lahan itu terdapat rumah contoh yang dibangun PT Nusa Kirana. Rumah tersebut memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi serta ruang tamu. "Nanti akan dibangun setelah selesai pengurukan," kata Imam.

    Pada Maret tahun lalu, PT Nusa Kirana dikabarkan mengajukan program rumah DP nol rupiah di Rorotan kepada Sandiaga Uno yang saat itu menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. "Lalu ke Pemprov DKI, terus silakan dikaji dan semuanya terbuka," ujar Sandiaga pada di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis, 1 Maret 2018.

    Namun belakangan, PT Nusa Kirana dan pemerintah daerah tidak melakukan kerja sama untuk program tersebut. Pemerintah DKI sendiri memiliki program rumah DP 0 rupiah yang sedang dibangun di Klapa Village, Jakarta Timur. Namun bedanya dengan yang di Rorotan, program Pemprov DKI berupa rumah vertikal atau rumah susun.

    Pembangunan rumah DP 0 rupiah yang dicanangkan pemerintah DKI di Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur sudah mencapai 62 persen. Hunian tanpa uang muka itu berada di Jalan Haji Naman. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menamakan program ini Solusi Rumah Warga (Samawa). Di sana akan ada 780 unit hunian di atas lahan 5.686 meter persegi. Unit-unit tersebut terdiri atas tipe 21 dan 36 dengan total 21 lantai. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.