Penumpang Membeludak, Begini Kondisi Stasiun MRT Bundaran HI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berebut masuk ke stasiun MRT Bundaran HI, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/Adam Prireza

    Warga berebut masuk ke stasiun MRT Bundaran HI, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Pintu masuk stasiun MRT Jakarta dekat Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat dibuka-tutup secara berkala karena kepadatan masyarakat yang ingin menjajal kereta itu.

    Baca: Hari Terakhir MRT Gratis, Masyarakat Padati Stasiun Bundaran HI

    Hari ini adalah hari terakhir bagi masyarakat untuk menjajal MRT Jakarta secara gratis. Mulai besok, Senin, 1 April 2019, kereta Ratangga akan beroperasi secara komersial. 

    “Belum ada informasi (kapan dibuka). Di bawah masih penuh sekali,” ujar seorang petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk stasiun MRT di depan gedung Pertamina Lubricants, Jakarta Pusat, Ahad, 31 Maret 2019.

    Menurut pantauan Tempo, saat pintu masuk stasiun MRT Bundaran HI, tepatnya di depan gedung Pertamina Lubricant dibuka, ratusan warga berebut masuk. Aksi saling mendorong pun tak terhindarkan.

    “Jangan dorong-dorong! Tolong jangan berebutan!” ujar petugas keamanan MRT Jakarta.

    Warga berebut masuk ke stasiun MRT Bundaran HI, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/Adam Prireza

    Beberapa calon penumpang mengeluhkan buka tutup pintu stasiun MRT Bundaran HI. Sebagian dari mereka bahkan sudah menunggu lebih dari dua jam. 

    Pintu masuk hanya dibuka selama lima menit. Masyarakat pun kembali menunggu.

    Sebelumnya, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar berjanji mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk yang ada di kantor pusat, untuk turun ke lapangan akhir pekan ini.

    PT MRT telah mengantisipasi lonjakan penumpang di dua hari terakhir masa pengoperasian gratis sebelum moda transportasi itu beroperasi secara komersial.

    Perkiraan bakal terjadi ledakan penumpang, kata William, berdasarkan hasil evaluasi MRT Jakarta selama empat hari pasca peresmian oleh Presiden Joko Widodo, Minggu 24 Maret 2019. Sehari setelah peresmian itu, jumlah penumpang mencapai 44 ribu orang.

    Hari kedua setelah peresmian melonjak hingga 95 ribu penumpang. Pada Rabu, 27 Maret, tercatat 92 ribu penumpang, dan Kamis, 28 Maret 2019, total penumpang mencapai 99 ribu orang.

    William memperkirakan jumlah penumpang MRT Jakarta bakal tembus hingga 130 ribu orang per hari, atau dua kali lipat dari target penumpang harian, pada akhir pekan ini.

    Baca: Evaluasi Jumlah Penumpang MRT, Stasiun Bundaran HI Paling Padat 

    Angka 130 ribu penumpang itu juga sebenarnya target pada tahun kedua pengoperasian MRT Jakarta. "Sabtu-Minggu besok akan kami kawal dan karyawan di kantor pusat turun semuanya untuk membantu mengedukasi warga yang akan naik MRT," kata William, Jumat lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.