Nobar Debat Capres, Mahasiswa Kompak Matikan Lampu Earth Hour

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Capres Putaran ke-4 di Hotel Shangril-La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Sebelum memulai debat, kedua calon presiden tersebut saling berpelukan. ANTARA

    Gestur Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Capres Putaran ke-4 di Hotel Shangril-La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Sebelum memulai debat, kedua calon presiden tersebut saling berpelukan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Nonton bareng atau nobar debat capres tak menghalangi para mahasiswa di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan untuk memadamkan lampu saat Earth Hour. Pada Sabtu malam, 30 Maret 2019, mereka mematikan lampu saat pelaksanaan Earth Hour pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

    Baca: Jadi Lokasi Debat Capres, Hotel Shangri-La Tak Gelar Earth Hour

    "Nobar debat capres kali ini unik karena bertepatan dengan Earth Hour dan juga menghadirkan pendukung dari kedua capres," ujar Koordinator Garda Matahari, M Azrul Tanjung, di kampusnya di Tangerang Selatan, Sabtu malam.

    Pemadaman lampu selama satu jam itu merupakan bentuk kepedulian terhadap planet bumi. Selain itu, kata Azrul, pelibatan kedua kubu pasangan capres dan cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto -Sandiaga Uno dalam nobar kali ini menunjukkan bahwa pesta demokrasi harus dilalui dengan kegembiraan oleh para pendukung kedua belah pihak. 

    Azrul menambahkan bahwa nobar tersebut merupakan momen yang baik karena mempertemukan pendukung masing-masing calon di kampusnya. 

    "Kami ingin memberikan suasana yang berbeda dan kami juga ingin menunjukkan bahwa berbeda pilihan tidak berarti memutus silahturahmi," ujarnya.

    Baca: Pengamanan Debat Capres, Polisi Antisipasi Ledakan

    Menurutnya, masing-masing pendukung berjuang untuk memenangkan jagoannya dalam pemilu ini, tapi bukan berarti meninggalkan kebersamaan dan memutus hubungan. Hal ini ditunjukkan dengan nobar debat capres di kampus. "Kami berharap kebersamaan tetap terpelihara. Ini hanya pesta lima tahun sekali dan siapapun yang terpilih tetap presiden kita, entah itu Jokowi ataupun Prabowo," imbuh dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.