Kepanasan di Banten di Balik Earth Hour Sandiaga Uno

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno memperingati Earth Hour dengan mematikan lampu penerangan saat nobar debat capres keempat di Rumah Siap Kerja, Jalan Wijaya I Nomor 26, Jakarta Selatan. Tempo/Ryan Dwiky

    Sandiaga Uno memperingati Earth Hour dengan mematikan lampu penerangan saat nobar debat capres keempat di Rumah Siap Kerja, Jalan Wijaya I Nomor 26, Jakarta Selatan. Tempo/Ryan Dwiky

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno terlibat dalam kampanye hemat energi Earth Hour, Sabtu 30 Maret 2019. Dia menginisiasi gerakan matikan lampu selama satu jam meski berada di tengah nonton bareng debat capres.

    Baca juga:
    Per 1 April, Begini Bayar Tarif MRT dan Operasional Keretanya

    Inisiatif itu sudah diungkapnya ketika berada Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu siang. Sandiaga Uno meluncurkan OKE OCE Center di pesantren modern Al Husainy, Lengkong Wetan.

    "Kita setiap tahun rutin saat Earth Hour mematikan listrik dan karena KPU tidak memindahkan tanggalnya ya terpaksa di tengah- tengah nobar nanti kami akan matikan," katanya saat itu.

    Baca berita sebelumnya:
    Pernah Kecam DPRD, Anies: Diskon 50 Persen Usulan PT MRT

    Pada praktiknya Sandiaga kemudian diketahui menggunakan smartphone untuk tak ketinggalan siaran langsung debat capres. Sensasi gelap nonton bareng debat capres di Rumah Kerja di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, tersebut telah dirancangnya sejak di Serpong.

    Dia mengaku mengajak dan menawarkan sensasi itu setelah perjalanannya hari itu berkeliling di wilayah Provinsi Banten. Dia menyatakan merasakan suhu udara yang menyengat hingga 38 derajat Celsius.

    Baca:
    Anies Bikin Pergub Tarif MRT, Diskon 50 Persen Sebulan Pertama

    Berdasarkan jadwal kegiatan kampanye sebagai calon wakil presiden nomor urut 02 pada hari itu, mantan wagub DKI tersebut berkeliling ke sejumlah titik di Cilegon dan Serang, selain Serpong.

    "Kita harus menunjukkan bahwa kita memberikan perhatian kepada isu- isu tentang meningkatnya suhu bumi, jadi harus memberikan keberpihakan untuk melestarikan itu," kata Sandiaga Uno


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.