Anies Singgung Jumlah Anggota DPRD yang Hadir Rapat Sedikit

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal sedikitnya jumlah anggota DPRD yang hadir dalam rapat paripurna jawaban fraksi atas rancangan peraturan daerah (perda). Anies mendoakan anggota dewan yang datang rapat 'sukses' dalam pemilihan umum 2019 mendatang.

    "Saya sampaikan terima kasih kepada bapak-bapak dan ibu anggota dewan yang hadir sidang paripurna hari ini. Meskipun jumlahnya tidak banyak Insya Allah menjadi penanda bahwa yang hadir di sini aman di pemilu minggu depan," kata Anies dalam ruang rapat di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019.

    Baca: Naik MRT, Anies dan DPRD Tak Lewati Antrean Pintu Keluar

    Setelah Anies melontarkan pernyataannya, anggota dewan merespons dengan bertepuk tangan. Dari pantauan Tempo, anggota dewan yang datang tak sampai 20 orang. Sedangkan jumlah total anggota dewan ada 106 orang.

    Bahkan saat Anies menjawab tanggapan dewan di akhir, hanya tinggal 10 dewan. Tempo melihat Ketua Fraksi Partai NasDem Bestari Barus dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Judistira Hermawan terlebih dulu meninggalkan ruang rapat.

    Sidang berlangsung sekitar dua jam yang selesai pukul 16.20 WIB. Anies melanjutkan ucapannya dengan memberi jawaban atas pengajuan rancangan perda tentang dua hal.

    Pertama adalah soal pencabutan Perda DKI Nomor 15 Tahun 2011 tentang Perizinan Tempat Usaha Berdasarkan Undang-Undang Gangguan. Kedua, rancangan perda mengenai pengelolaan barang milik daerah.

    Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana menyatakan jawaban Anies bakal dibahas anggota dewan dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD. Setelah itu, dewan kembali mengadakan rapat paripurna. "Rapat paripurna lagi 20 Mei 2019," ujar Triwisaksana dilanjutkan dengan menutup sidang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Suara Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum mencatat pasangan Jokowi - Ma'ruf menang di 21 provinsi, sedangkan Prabowo - Sandiaga unggul di 13 provinsi saat Pilpres 2019.