Makna di Balik Nama Stasiun MRT Asean yang Diresmikan Anies

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama baru untuk Stasiun MRT Sisingamangaraja, yakni Stasiun MRT ASEAN, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama baru untuk Stasiun MRT Sisingamangaraja, yakni Stasiun MRT ASEAN, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama baru untuk Stasiun MRT Sisingamangaraja. Per Rabu sore, 10 April 2019, nama Stasiun Sisingamangaraja diubah menjadi Stasiun ASEAN.

    Baca juga:
    Anies Singgung Jumlah Anggota DPRD yang Hadir Rapat Sedikit

    "Kita berharap melalui penamaan ini menguatkan komitmen Indonesia untuk berperan di level regional," kata Anies di Stasiun ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu malam, 10 April 2019.

    Anies menyebut, Jakarta menjadi satu lokasi yang menarik perhatian negara lain untuk menggelar pertemuan kerja sama. Dengan penamaan ini juga warga Jakarta diharapkan mengingat komitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik."Harapannya dengan nama ini makin sadar atas peran yang kita miliki," ujar dia.

    Peresmian itu dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi beserta jajaran, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar. Anies menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian tersebut.

    Baca: 
    Naik MRT, Anies dan DPRD Tak Lewati Antrean Pintu Keluar

    Peresmian nama stasiun itu dilakukan belakangan setelah pengoperasian MRT Jakarta pada 24 Maret lalu. Menurut Anies, itu lantaran proses penamaan 13 stasiun MRT yang ada saat ini memang dilakukan bertahap. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.