Lima Fakta Kasus Tindak Pidana Pemerasan Sisca Dewi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Sisca Dewi keluar dari ruang sidang setelah menjalani sidang vonis terkait tindak pidana pemerasan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 14 Januari 2019.  TEMPO/Nurdiansah

    Pedangdut Sisca Dewi keluar dari ruang sidang setelah menjalani sidang vonis terkait tindak pidana pemerasan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 14 Januari 2019. TEMPO/Nurdiansah

    3. Enam penasehat hukum Sisca mengundurkan diri

    Enam anggota tim pengacara Sisca Dewi yang berasal dari firma Hotma Sitompul and Associates mengundurkan diri. Salah seorang anggota tim panasehat hukum yang mengundurkan diri, Gloria Tamba mengatakan enam pegacara yang menangani kasus ini telah mengundurkan diri sejak putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 14 Januari 2019 lalu. "Kami nggak pegang kasus Sisca lagi sejak putusan PN Jakarta Selatan. Sebab, kewajiban ke kami saja nggak dibayar," kata Gloria melalui pesan singkat, Rabu, 10 April 2019. Adapun selain Gloria, penasehat hukum yang telah mengundurkan diri lainnya adalah Hotma Sitompul, Sitompul, Agustinus Sodanding, Harapenta Sitepu dan Nico Poltak Sihombing.

    4. Sisca tuding jaksa putar balikkan fakta

    Sisca Dewi saat membacakan dupliknya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 7 Januari 2018 lalu menuding Jaksa Penuntut Umum memutar balik fakta kasusnya. "Kekecewaan saya semakin mendalam terhadap JPU atas segala cara dan upaya yang terus dilakukan untuk tetap berusaha memenjarakan saya dengan banyak memutarbalikkan fakta," kataSisca Dewi 

    Dalam duplik setebal tujuh halaman itu, Sisca Dewi membeberkan pernyataan JPU yang ia anggap tidak sesuai dengan fakta. Salah satunya, menurut Sisca, adalah pernyataan JPU yang menyebut dirinya tak dapat membayar tunggakan kredit selama kasusnya bergulir di pengadilan.

    Sisca juga mempermasalahkan pernyataan JPU yang meragukan kesaksian orang tua dirinya, Nehruwati dan Bambang Herwanto, serta kerabatnya, Farida Nuraeni, terkait pernikahan dirnya dengan Irjen Bambang. Jaksa beralasan Nehruwati tak disumpah terlebih dahulu, sementara Farida berstatus tertimonium de auditu lantaran hanya mendengar. "Bahwa dalam persidangan pemeriksaan saksi kedua orang tua saya, pihak JPU lah yang menyatakan keberatannya diambil sumpah. Tapi anehnya, kini mengapa sekarang JPU sendiri yang mempersoalkan tentang saksi tak disumpah?," ucap Sisca Dewi.

    Baca: Sisca Dewi Divonis, Begini Nasib Rumah Pemberian Irjen Bambang

    5. Berkukuh menikah sirih dengan Irjen Bambang

    Sisca Dewi dalam persidangan 7 Januari 2018 berkukuh dirinya telah menikah sirih dengan Irjen Bambang Sunarwibowo. "Pernikahan antara saya dan saksi Bambang Sunarwibowo adalah benar terjadi secara khidmat, lancar, dan sah, sesuai syariat Islam pada Rabu, 17 Mei 2017," ujar Sisca saat membacakan dupliknya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 7 Januari 2019.

    Pernyataan Sisca Dewi tersebut sekaligus membantah keterangan beberapa saksi dalam sidang sebelumnya yang mangatakan bahwa dirinya dan Irjen Bambang Sunarwibowo menikah pada Juli 2016. Saksi tersebut adalah Irjen Bambang, Hasan, dan Zulkifli.

    Ibunda Sisca Dewi, Nehruwati , dalam persidangan pada 4 Desember 2018, mengatakan dirinya siap sumpah pocong secara agama Islam untuk membenarkan pernikahan anaknya dengan Irjen Bambang. Menurut Nehruwati, pernikahan Sisca Dewi dan Bambang berlangsung di Pondok Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara pada 17 Mei 2017. Sisca pun sempat mengunggah kedekatannya dengan sang jenderal polisi tersebut di akun instagramnya.

    ADAM PRIREZA | IMAM HAMDI | YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.