Kawasan Kemang akan Jadi Area Pejalan Kaki, Ini Alasan Anies

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki sedang melintasi trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Pejalan kaki sedang melintasi trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menjadikan kawasan Kemang di Jakarta Selatan menjadi area yang ramah pejalan kaki. Anies mengatakan pemerintah memiliki alasan tersendiri memilih Kemang sebagai tempat pertama yang trotoarnya akan direvitalisasi.

    "Satu, karena di Kemang sudah ada eksositem perekonomian, yaitu jasa, makanan, minuman, dan itu sudah menjadi magnet," kata Anies di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 11 April 2019.

    Baca: Anies akan Buat Trotoar Kemang Seperti di Sudirman-Thamrin

    Anies menjelaskan setiap hari Sabtu dan Minggu, kawasan Kemang sangat penuh oleh pengunjung. Hal ini menjadi salah satu indikator tempat tersebut memiliki potensi wisata.

    Sebelum memilih Kemang, Anies mengatakan ada beberapa kawasan lain di Jakarta yang sebelumnya dipertimbangkan akan dikembangkan. Namun melihat Kemang memiliki karaktersik tersendiri, maka ia memutuskan revitalisasi trotoar dimulai dari sana.

    "Ada beberapa lain yang kami review, dan kami pilih satu tempat yang paling kompleks karena jalanannya kecil, wilayahnya bukan yang jangkauan dengan tol dekat, justru itu kemudian yg jadi percontohan," kata Anies menjelaskan alasannya memilih kawasan Kemang.

    Baca: DKI Berambisi Revitalisasi Trotoar Kemang Bakal Mirip Legian Bali

    Dalam rancangannya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha menjelaskan revitalisasi trotoar di Kemang akan membuat kawasan itu seperti di Legian, Bali. Nantinya kawasan Kemang akan ramah pejalan kaki dan hanya bisa dilintasi kendaraan para penghuninya. "Akan seperti di kawasan Legian, Bali. Enggak ada parkiran (umum), orang melintas saja. Konsep trotoarnya seperti di Sudirman - Thamrin," ujarnya.

    Menurut Hari, nantinya akan ada shuttle bus yang berkeliling di kawasan Kemang sehingga memudahkan para pejalan kaki berkeliling di tempat itu. Untuk yang membawa kendaraan dan ingin masuk, Hari mengatakan nantinya akan ada kantong parkir di luar kawasan Kemang.

    Soal kendaraan pribadi warga sekitar Kemang, Hari mengatakan nantinya akan ada stiker atau kode tersendiri di masing-masing kendaraan. "Kalau nggak ada stiker dan kode, nggak boleh masuk. Lokasi kantong parkir akan kami cari juga. Biar orang jalan kaki, kalau nggak mau capek pakai shuttle bus," ujarnya.

    Revitalisasi trotoar Kemang merupakan salah satu rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata trotoar kawasan strategis di lima wilayah Jakarta tahun ini. Sebelumnya, pemerintah hampir rampung mengerjakan penataan trotoar di kawasan Sudirman-Thamrin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.