Kolong Tol Tak Terurus, Anies Ambil Alih Kolong Semanggi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan sampah di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 15 Januari 2019. Tumpukan sampah itu berasal dari pembuangan sampah warga dan menjadikan kolong tol tersebut sebagai tempat pembuangan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pemandangan sampah di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 15 Januari 2019. Tumpukan sampah itu berasal dari pembuangan sampah warga dan menjadikan kolong tol tersebut sebagai tempat pembuangan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah melakukan revitalisasi kolong Semanggi di Jakarta Selatan. Lokasi itu, saat ini Anies sebut sebagai Ruang Ekspresi Seni dan Budaya.

    Baca: Anies di Rapat Paripurna, Hanya 10 Anggota DPRD yang Dengarkan

    "Semalam bersama teman-teman dari Bina Marga, Disparbud, Dishub dan Diskominfotik memeriksa Ruang Ekspresi yang sedang dikerjakan di kolong Semanggi," ujar Anies di media sosial pribadinya, Jumat, 12 April 2019.

    Pemberian nama itu sekaligus dengan revitalisasi lokasi itu menjadi sebuah taman. Anies mengatakan, di taman itu akan ada fitur-fitur budaya dan sarana pendukung kegiatan warga, serta terintegrasi dengan transportasi publik dan jalur pejalan kaki.

    Anies menjelaskan, Ruang Ekspresi Seni dan Budaya ke depannya akan menjadi contoh dari pengelolaan kolong tol oleh Pemprov DKI. Saat ini, Anies mengatakan sudah mengkoordinasikan hal itu kepada Menteri Pembangun dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

    Dalam sebuah surat, Anies meminta Menteri PUPR Basuki melimpahkan tanggung jawab pengelolaan kolong tol kepada pemerintah DKI. Surat itu ia kirim pada 6 Maret 2019.

    Baca: Anies Mengaku Bersemangat Layani Para Dubes, Kenapa?

    Dalam surat yang dikirimkan Anies itu tertulis bahwa pemda DKI memohon untuk bisa menggunakan ruang kosong di kolong tol Plumpang-Pluit dan Grogol Pluit. Tujuannya untuk mengamankan kolong tol dan menciptakan kegiatan interaktif serta produktif bagi warga. Anies berjanji akan memanfaatkan kolong tol sesuai ketentuannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.