Polisi Ajak Ormas Jaga Konser Putih Bersatu Jokowi - Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi, hari ini, Kamis 11 April 2019, melakukan kampanye di Gedung Bazul Asyhab, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. TKN Jokowi

    Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi, hari ini, Kamis 11 April 2019, melakukan kampanye di Gedung Bazul Asyhab, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. TKN Jokowi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 40 ribu personel gabungan akan dikerahkan untuk menjaga Konser Putih Bersatu Jokowi - Maruf Amin di Stadion GBK, Sabtu 13 April 2019. 

    Baca: Konser Putih Jokowi - Ma'ruf di GBK, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

    Konser Putih itu merupakan penutup kampanye akbar pasangan calon Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.  

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan selain personel gabungan dari polisi, TNI dan aparat Pemprov DKI, Polda Metro Jaya juga melibatkan sejumlah ormas dalam pengamanan acara itu. 

    "Seperti Front Betawi Rembuk, Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, Banser, dan sebagainya," ujar Argo di kantornya pada Jumat, 12 April 2019.

    Menurut Argo, penjagaan di acara kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf Amin itu akan dibagi menjadi empat ring. Pada ring pertama akan dijaga oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

    Ring kedua yang berada di sekitar Stadion GBK akan dijaga oleh TNI dan Polri. "Ring ketiga itu pintu masuk yang akan dijaga oleh personel, serta ring keempat itu lalu lintas di sekitar GBK. Akan diatur oleh Ditlantas Polda Metro Jaya," tutur Argo.

    Kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf yang bertajuk Konser Putih Bersatu akan menjadi akhir kampanye terbuka Jokowi untuk Pilpres 2019. Acara tersebut dimotori oleh gitaris grup band Slank, Abdee Negara.

    Konser Putih ini akan melibatkan sejumlah komunitas, antara lain komunitas olahraga, musikus, skateboard, surfing, pengacara, fotografi-videografi, tukang pijat refleksi, warung tegal, hingga sopir truk.

    Khusus untuk rekayasa lalu lintas, sebanyak 4.953 personel gabungan akan diterjunkan. Kepala Bagian Operasi Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Jamal mengatakan personel itu merupakan gabungan dari Kepolisian Republik Indonesia dengan instansi lainnya.

    "Instansi lainnya ada Polisi Militer (POM) TNI, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Satuan Polisi Pamong Praja," ucap Jamal lewat pesan pendek, Kamis malam, 11 April 2019.

    Baca: Pakai Hologram di Tangerang, Jokowi: Buatan Kita Sendiri

    Adapun Ditlantas Polda Metro Jaya menerjunkan 2.563 personel yang akan tersebar di beberapa titik untuk menjaga kelancaran lalu lintas menjelang Konser Putih Bersatu Jokowi - Ma'ruf Amin. Sedangkan Korps Lalu Lintas Mabes Polri sebanyak 330 personel. POM TNI, kata Jamal, akan menerjunkan 60 personel, sedangkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Satpol PP masing-masing 1.000 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.