Blak-blakan Bima Arya Tolak Prabowo-Sandi: Kok Gerindra-Gerindra?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Wali Kota Bogor Bima Arya membahas penanganan banjir dan kemacetan Jabodetabek di Balai Kota Bogor, Senin, 12 Februari 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Wali Kota Bogor Bima Arya membahas penanganan banjir dan kemacetan Jabodetabek di Balai Kota Bogor, Senin, 12 Februari 2018. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bogor terpilih untuk periode kedua 2019-2024, Bima Arya, blak-blakan tentang beda pilihannya di pilpres tahun ini. Bima Arya mendeklarasikan dukungannya untuk inkumben Joko Widodo atau Jokowi sementara Partai Amanat Nasional (PAN) di mana dia tergabung di dalamnya mendukung Prabowo Subianto. 

    Baca berita sebelumnya:
    Demi Jokowi, Wali Kota Bogor Terpilih Bima Arya Siap Dipecat PAN

    Bicara seusai acara 'Speek Up Satukan Suara' di Puri Begawan Kota Bogor, Jumat malam, 12 April 2019, Bima Arya mengaku sudah sejak awal menyatakan tidak setuju PAN mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terlebih, pasangan itu berasal dari partai yang sama.

    "Ketika PAN berkumpul mendukung Prabowo-Sandi, saya sudah sampaikan, 'Kok Gerindra-Gerindra?'. Saya enggak habis pikir kenapa harus seperti itu," katanya.

    Bima Arya sengaja baru mendeklarasikan dukungannya yang berbeda pasca purna jabatan sebagai Wali Kota Bogor periode 2014-2019. Alasannya, menghormati janjinya kepada Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan untuk netral.

    Baca juga:
    Video Viral Kepala Desa di Bogor Ajak Pilih Jokowi, Begini Isinya

    "Tapi kan sekarang saya bukan kepala daerah," katanya menuturkan alasan akhirnya menyatakan memilih mendukung Jokowi. Bima Arya memang belum dilantik untuk periode keduanya sebagai Wali Kota Bogor. Pelantikan itu dijadwalkan 20 April mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.